Suara.com - Kembalinya Zinedine Zidane melatih Real Madrid membuat perubahan dalam skuat utama. Zidane pun memastikan akan memainkan semua skuatnya yang ada usai mengalahkan Celta Vigo 2-0 dalam lanjutan Liga Spanyol.
Gol Isco dan Gareth Bale membuat Real Madrid mengamankan tiga poin di laga pertama Zidane kembali ke Santiago Bernabeu. Pelatih asal Prancis ini juga memainkan Keylor Navas, Marcelo dan Isco ke dalam line upnya.
Navas telah menjadi pilihan kedua di musim ini menyusul kedatangan Thibaut Courtois dari Chelsea. Sementara Isco sudah jarang dimainkan sebagai starter oleh pelatih sebelumnya, Santiago Solari dan Julen Lopetegui.
Ini adalah pertama kalinya Isco menjadi starter sejak Oktober 2018. Begitu juga dengan Marcelo yang dipercaya oleh Zidane sebagai starter dalam pertandingan ini, dimana ini keempat kalinya dia bermain sejak awal di musim ini.
Zidane pun memastikan bahwa semua pemainnya akan merasakan bermain dalam skuatnya hingga akhir musim ini. Namun dia tetap tidak akan melupakan jasa para pemainnya yang telah membantunya sukses di Madrid sebelumnya.
"Tidak ada orang di sini, atau di mana pun, yang dapat mengambil apa yang telah dilakukan para pemain ini di sini. Saya memiliki skuad yang terdiri dari 23, 24, 25 pemain dan akan mengandalkan mereka semua," kata Zidane.
"Thibaut dan (Sergio ) Reguilon telah melakukan dengan baik sampai sekarang, yang lain juga. Tetapi pada saat yang sama Keylor sangat bagus, Marcelo juga, Isco juga," ujarnya seperti dilansir Scoresway.
"Saya harus mengandalkan para pemain ini, karena mereka adalah pemain yang bagus, tetapi saya akan mengandalkan mereka semua," lanjut Zidane.
Perubahan dalam skuatnya juga mendapatkan sambutan baik di laga pertama Zidane. Kemenangan atas Celta Vigo juga menjadi aura yang positif kembalinya Zidane ke Santiago Bernabeu.
Baca Juga: Dua Wakil Indonesia Melaju ke Final Swiss Open 2019
"Perasaan yang positif. Kami mendapat hasil yang baik pada akhirnya, itu yang kami cari, hasil yang penting," pungkas Zinedine Zidane.
Berita Terkait
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Alvaro Arbeloa Balas Pernyataan Kylian Mbappe
-
Kylian Mbappe: Saya Penyerang Pilihan Keempat Real Madrid Setelah Mastantuono
-
Jude Bellingham Minta Maaf kepada Fans Real Madrid Usai Cetak Gol Spektakuler
-
Hansi Flick Kecewa Gagal Bawa Barcelona Raih 100 Poin
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Daftar Pemain Prancis di Piala Dunia 2026: Mewah Bikin Lawan Gemetar Jaminan Juara?
-
Usia Hanya Angka! Roberto Martinez Yakin Cristiano Ronaldo Menggila di Piala Dunia 2026
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Man City: Misi Berat The Blues, The Citizens di Atas Angin
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun