Suara.com - Mantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono kembali dipanggil penyidik Satuan Tugas Anti Mafia Bola. Tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor tersebut akan dipanggil pada Kamis (21/3/2019) di Polda Metro Jaya.
"Iya benar, tim Satgas Anti Mafia Bola, Besok Kamis tanggal 21 maret 2019 memanggil tsk Jokdri utk dimintai keteranganya," ucap Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol. Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (20/3/2019).
Dalam pemeriksaan tersebut, nantinya penyidik akan memintai keterangan dari Joko Driyono untuk melengkapi beberapa materi di berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun, Argo belum merinci ihwal jam pemeriksaan esok hari.
"Hanya untuk melengkapi pemberkasan," singkat Argo.
Sebelumnya, Jokdri- sapaan akrabnya- dipanggil penyidik Satgas Anti Mafia Bola pada Senin (18/3/2019). Namun dirinya tak memenuhi panggilan tersebut dengan alasan ada kegiatan lain.
Penyidik pun kembali mengagendakan pemanggilan ulang pada Senin (25/3/2019). Hanya saja, jadwal tersebut berubah menjadi hari Kamis (21/3/2019).
Untuk diketahui, Jokdri ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor, usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (19/2/2019) pagi.
Ia menjalani pemeriksaan tersebut selama 20 jam, terhitung masuk sejak Senin (18/2/2018) pukul 09.50 WIB dan keluar Selasa (19/2/2019) pukul 06.53 WIB.
Joko Driyono sendiri terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 265 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.
Baca Juga: Latihan Perdana di Vietnam, Saddil dan Kawan-kawan Merasa Enjoy
Berita Terkait
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
-
Imlek 2026, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Vihara
-
Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Cari Balas Dendam Saat Lawan Benfica, Lantas Cari Apa?
-
Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri
-
Mohamed Salah dan 4 Bintang Dunia Jalankan Ramadan 2026 Saat Kompetisi Ketat Berlangsung
-
Ole Romeny Terancam Dicoret Timnas Indonesia Akibat Minim Menit Bermain dan Mandul di Oxford United
-
Rajanya Penyelamatan! Emil Audero Resmi Jadi Kiper Sibuk dan Terbaik di Serie A Italia
-
Mengenal Kekuatan St Kitts and Nevis Calon Lawan Timnas Indonesia di Ajang FIFA Series 2026
-
Ronald Koeman Jr ke Persib? Bakal Jadi Kiper Ketiga Asal Belanda yang Main di Liga Indonesia
-
Dirumorkan Dibidik Persib Bandung, Ronald Koeman Jr: Saya Membacanya
-
Misi Berat Lawan Ratchaburi FC, Persib Belum Pernah Menang 4-0 di Kandang Musim Ini
-
Kata-kata Mauro Zijlstra Usai Debut Bersama Persija Jakarta