Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, ternyata tidak bisa berlibur dengan tenang selama jeda internasional. Bahkan, ia mengaku geregetan dengan waktu istirahat yang cukup lama itu lantaran bisa membuat anak asuhnya kehilangan momentum.
Saat ini kompetisi di seluruh belahan dunia sedang memasuki masa istirahat sejenak karena ada jeda internasional. Jeda ini biasanya dimanfaatkan para pesepak bola untuk berlibur atau membela tim nasional masing-masing baik di kompetisi penting ataupun sekadar uji coba.
Hanya saja, Klopp merasa jeda internasional datang pada waktu yang kurang tepat. Sebab, Liverpool kini tengah bersaing ketat dengan Manchester City untuk menjuarai liga. Ditambah lagi The Reds juga mendapatkan momentum yang bagus setelah tiga pertandingan tidak terkalahkan.
Seperti diketahui, Liverpool sukses meraih kemenangan beruntun atas Burnley, Bayern Munich (Liga Champions), dan Fulham. Namun, momen itu dirasa sirna karena adanya jeda internasional. Klopp pun berharap anak asuhnya berada dalam kondisi terbaik setelah kembali ke Anfield Stadium.
"Sangat menyenangkan memiliki sedikit waktu istirahat, tapi disisi lain Anda ingin tetap dalam situasi seperti itu (terus bertanding dan menang). Kami memenangkan tiga pertandingan dalam satu pekan terakhir dan bisa bermain cukup banyak pada hari berikutnya," kata Klopp, seperti dikutip dari Sportskeeda, Kamis (28/3/2019)
Perebutan juara Liga Primer Inggris musim ini antara Liverpool dan Manchester City terbilang ketat. Pasalnya, kedua tim memiliki selisih poin yang begitu tipis dan membuat kampiun liga belum terlihat secara jelas.
Saat ini Liverpool berada di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan koleksi 76 poin dari 31 pertandingan, unggul dua poin dari Manchester City. Namun, The Citizens masih memiliki tabungan satu pertandingan yang membuat mereka akan kembali menggeser The Reds andai mampu meraih kemenangan.
Bolatimes/Irwan Febri Rialdi
Baca Juga: Ini Dia Gaya Melatih Jurgen Klopp yang Disukai Virgil van Dijk
Berita Terkait
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
-
Liverpool Berhasil Tikung Newcastle dalam Perburuan Victor Munoz
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey