Suara.com - Barcelona dikabarkan akhirnya menyerah dalam perburuan striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Menurut laporan MARCA, Barcelona disebut takkan melakukan manuver lagi pada bursa transfer musim panas 2019 untuk mendapatkan penyerang internasional Prancis itu.
Sebagai informasi, Barcelona sudah santer dikaitkan dengan Griezmann sejak bursa transfer musim panas 2018 lalu. Penyerang berusia 28 tahun itu bahkan secara khusus sampai membuat sebuah video, yang menyatakan dirinya lebih memilih bertahan di Atletico ketimbang merapat ke Barca.
Ya, Griezmann akhirnya memilih untuk memperpanjang kontraknya di Atletico hingga musim panas 2023 mendatang pada 18 Juni tahun lalu.
Well, meski telah mengekstensi kontraknya di Atletico, Griezmann sendiri tetap dikaitkan-kaitkan dengan Barcelona. Setelah transfer tak terjadi pada bursa transfer Januari 2019 lalu, Griezmann dipercaya masih bisa hengkang ke Camp Nou pada bursa transfer musim panas nanti.
Dan dalam beberapa pekan terakhir, perwakilan Griezmann diyakini telah menghubungi kubu Barca untuk memberi tahu mereka tentang situasi kontrak sang klien.
Sebagaimana diklaim MARCA, Barcelona diberi tahu jika klausul pelepasan Griezmann berkurang dari 200 juta euro (sekira Rp 3,19 triliun) menjadi hanya 120 juta euro (sekira Rp 1,19 triliun), jumlah yang tentunya terjangkau untuk klub kaya raya macam Barcelona.
Namun, kesepakatan tampaknya takkan terjadi pada musim panas nanti. Kubu Barcelona telah mengungkapkan jika mereka tidak lagi berminat mendatangkan Griezmann.
Disebut MARCA, pihak Barca masih sakit hati setelah tahun lalu tawaran mereka ditolak mentah-mentah oleh Atletico, dan tentunya atas penolakan dari Grizmann sendiri.
Selain itu, pelatih Barca, Ernesto Valverde kini memilih untuk mendatangkan penyerang yang usianya relatif lebih muda pada jendela transfer mendatang.
Baca Juga: 4 Klub Elite Eropa Berebut Ander Herrera, Termasuk Barcelona
Barca kini disebut fokus untuk mendatangkan penyerang Eintracht Frankfurt yang juga merupakan penyerang Timnas Serbia, Luka Jovic.
Berita Terkait
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Mourinho Desak Real Madrid Siapkan Rp1,7 Triliun Demi Bajak Pemain Incaran MU
-
Klaim Calon Presiden Real Madrid Dibantah, Erling Haaland Tegaskan Setia di Manchester City
-
Atletico Madrid Bidik Victor Osimhen untuk Gantikan Julian Alvarez
-
Terjun ke Dunia Musik, Ansu Fati Rilis Single Perdana
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Hasil Babak 1 Timnas Indonesia vs Vietnam Piala AFF U-19 2026, Reno Salampessy Buka Asa ke Semifinal
-
Misi Balas Dendam Mbappe! Ini Peta Jalan Prancis Menuju Gelar Piala Dunia 2026
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam, Mengerikan Formasi Serang 3-4-3
-
Kisah Austria Akhiri Kutukan 28 Tahun di Piala Dunia 2026 Bersama Heavy Pressing Ralf Rangnick
-
Peta Kekuatan Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Chris Wood Jadi Tumpuan Utama
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U-19 2026
-
Tak Gentar dengan Timnas Indonesia yang Baru Bantai Oman, Mozambik Siap Beri Kejutan
-
Kata-kata Shin Tae-yong saat Bertemu Patrick Kluivert
-
Skema Bola Mati Timnas Indonesia Kian Mematikan, Taktik Jadikan Postur Raksasa Senjata Utama
-
Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?