Suara.com - Kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris bertanggung jawab atas kekalahan skuatnya atas Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris. Namun Hugo Lloris meminta skuatnya untuk segera melupakan kekalahan tersebut dan fokus di laga selanjutnya.
Pada laga di Anfield, Minggu (31/3/2019), Tottenham nyaris membawa pulang poin. Liverpool sempat unggul lebih dulu pada babak pertama lewat gol Roberto Firmino pada menit ke-16 lewat sundulannya.
Tottenham mampu bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-70 lewat gol Lucas Moura. Namun Liverpool akhirnya yang meraih tiga poin setelah Toby Alderweireld membuat gol bunuh diri menjelang akhir laga.
Berawal dari sundulan Mohamed Salah bisa ditepis oleh Lloris namun bolanya mengenai kaki Alderweireld hingga masuk ke gawang sendiri. Liverpool akhirnya menang 2-1.
Hugo Lloris pun mengatakan bahwa dia siap disalahkan atas insiden gol bunuh diri tersebut. "Ketika Anda menjadi kiper, Anda tahu tanggung jawabnya. Ya seperti ini. Anda tentu akan mempertanyakan diri sendiri," ujarnya kepada Sky Sport.
"Hal yang bagusnya adalah Anda tahu laga selanjutnya dimainkan tiga hari lagi. Sehingga Anda bisa cepat melupakan hari ini dan menyiapkan pertandingan selanjutnya. Saya pikir ini cara terbaik untuk melupakan kekalahan itu," kata Lloris.
"Saya mencoba menangkap bolanya dua kali tapi sayang sekali tak ada pantulan dan bola malah memantul ke kaki Toby, dan apa yang terjadi telah terjadi. Lawan mendapatkan sedikit keberuntungan pada hari ini."
"Ini berat, karena kami mati-matian untuk comeback dan memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol kedua. Tapi, berawal dari set-piece kami kebobolan gol itu. Ini sedikit menyedihkan bagi kami," pungkas Hugo Lloris.
Kekalahan itu membuat Spurs masih di posisi ketiga klasemen sementara dengan 61 poin, sama dengan Manchester United di bawahnya. Namun posisi Spurs berpeluang digeser Arsenal (60 poin), yang akan menghadapi Newcastle United pada Selasa (2/4) dinihari WIB.
Baca Juga: Berikut Jadwal Semifinal Piala Presiden 2019
Berita Terkait
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Andoni Iraola Dilaporkan Incar Kursi Pelatih Liverpool, Rela Tolak AC Milan
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Kontrak Mikel Arteta di Arsenal Segera Diperpanjang Usai Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris
-
Pep Guardiola Dikabarkan Tertarik Latih Timnas Inggris
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions