Suara.com - Manajer Madura United Haruna Soemitro mengaku enggan memaksakan pemainnnya Andik Vermansah turun melawan Persebaya Surabaya pada babak 8 besar Piala Indonesia 2018.
Sebagaimana diketahui, Andik merupakan seorang Bonek --julukan Persebaya--. Tentu berat bagi Andik jika harus melawan tim kesayangannya tersebut.
Itu terbukti saat di Piala Presiden 2019. Andik tidak bisa menahan tangis saat harus melawan Pesebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Oleh karenanya, Haruna enggan memaksa Andik bermain pada pertandingan nanti. Baginya, pertandingan sepak bola juga berbicara masalah hati.
Namun, Haruna menyerahkan sepenuhnya kepada Pelatih Dejan Antonic. Andik harus profesional jika dimainkan melawan Persebaya.
"Saya pikir soal Andik itu kan hati. Semua terserah yang dijalankan sama kebutuhan pelatih. Kalau Itu kemudian menjadi susah bagi Andik, kenapa harus kita paksakan karena main bola kan pakai hati. Kita jangan paksa orang kalau hatinya terganggu," kata Haruna di Hotel Century, Senayan, Senin (15/4/2019).
Pertandingan babak 8 besar akan berlangsung pada 23 April hingga 3 Mei 2019. Namun, PSSI selaku operator belum menentukan jadwal pastinya.
Berita Terkait
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab