Suara.com - Juventus harus tersingkir di fase perempatfinal Liga Champions musim ini usai dipermalukan tamunya, Ajax Amsterdam 1-2 pada laga leg kedua di Allianz Stadium, Turin, Rabu (17/4/2019) dini hari WIB. Juventus tersingkir usai kalah agregat total 2-3.
Cristiano Ronaldo sempat membawa Juventus unggul pada menit 28 setelah megabintang berusia 34 tahun itu mencetak gol memanfaatkan umpan Miralem Pjanic.
Namun sayang, Ajax bisa menyamakan kedudukan pada menit 34 lewat gol Donny van de Beek usai memaksimalkan sodoran cantik Hakim Ziyech.
Bintang muda sekaligus kapten Ajax, Matthijs de Ligt akhirnya memastikan kemenangan timnya pada menit 67, menyudahi peluang yang dikreasi Lasse Schone.
Hasil ini sendiri terbilang sangat mengejutkan. Pasalnya, Juventus dengan Ronaldo-nya merupakan salah satu favorit juara Liga Champions musim ini.
Sementara di sisi lain, Ajax praktis hanya berstatus tim kuda hitam. Bahkan wakil Belanda tersebut sejatinya harus melalui babak kualifikasi dulu sebelum lolos ke fase grup Liga Champions 2018/2019.
Sebuah fakta menarik, menurut data OPTA, Cristiano Ronaldo untuk pertama kalinya gagal melampaui fase perempatfinal Liga Champions bersama klub yang dibelanya, sejak musim 2009/2010 silam.
Diboyong Juventus dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018 lalu dengan banderol 100 juta euro, Ronaldo pun dipastikan gagal memenuhi ekspektasi tim barunya, yang memang telah lama merindukan gelar juara Liga Champions.
"2018/2019 akan menjadi musim Liga Champions pertama yang tidak menampilkan Cristiano Ronaldo di babak semifinal sejak 2009/2010, ketika ia tersingkir di babak 16 besar bersama Real Madrid," demikian tweet dari @OptaJoe.
Baca Juga: Dipermalukan Ajax, Allegri Akui Juventus memang Layak Tersingkir
Pada musim 2009/2010 yang merupakan musim perdananya bersama Real Madrid setelah pindah dari Manchester United, Ronaldo gagal membawa El Real lolos ke perempatfinal karena disingkirkan Olympique Lyon.
Namun setelah itu, selama delapan musim secara beruntun, yakni dari musim 2010/2011 hingga 2017/2018, Ronaldo selalu tampil di semifinal Liga Champions.
Kapten Timnas Portugal itu bahkan sempat mengantarkan Real Madrid meraih empat trofi kompetisi antarklub paling elite di Eropa tersebut, dengan tiga di antaranya terjadi secara beruntun pada musim 2015/2016 hingga 2017/2018.
Tag
Berita Terkait
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League