Suara.com - Komite Eksekutif (Exco) PSSI telah memutuskan Kongres Luar Biasa (KLB) digelar pada 13 Juli 2019. Namun, tidak ada agenda pemilihan ketua umum di KLB Juli mendatang.
Lantas apa saja yang jadi pembahasan di KLB nanti? revisi statuta PSSI akan menjadi bahan pembicaraan selain revisi kode pemilihan PSSI, dan pemilihan anggota Komite Pemilihan serta Komite Banding Pemilihan.
Sementara untuk pemilihan ketua umum akan jatuh Januari 2020 pada saat digelarnya Kongres Biasa atau biasa disebut Kongres Tahunan. Tidak hanya ketua umum, seluruh Exco akan dirombak saat itu pula.
Anggota Exco PSSI, Gusti Randa menyebutkan pelaksanaan KLB sudah sesuai dengan amanah yang diberikan oleh FIFA. Gusti juga menambahkan pentingnya revisi statuta PSSI untuk organisasi ke depannya.
"Agenda KLB soal pembentukan komite pemilihan dan statuta, statuta harus direvisi karena pertimbangan zaman yang harus up to date. Seperti saat berhalangannya ketua umum maka ketua umum itu harus diganti anggota tertua," kata Gusti Randa.
Agenda yang telah disusun menuju kepengurusan baru menurut Gusti bukanlah keinginan dari PSSI. Melainkan saran atau masukan dari FIFA.
FIFA ingin persiapan matang dilakukan, seperti membentuk Komite Pemilihan hingga Komite Banding Pemilihan.
"KLB itu bukan maunya PSSI, tetapi itu setelah PSSI dapat surat dari FIFA. Salah satunya agenda pada KLB nanti harus ada komite pemilihan di bulan Juni nanti," ia menambahkan.
"Dalam surat PSSI juga mengatakan, setelah terbentuk itu ada roadmap. Pada Kongres Tahunan PSSI, FIFA mengamanatkan menjadi kongres tahunan biasa, tetapi agenda pemilihan yang jatuhnya 2020 nanti," pungkasnya.
Baca Juga: Exco Putuskan KLB PSSI Digelar 13 Juli 2019
Berita Terkait
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
-
Kapan Timnas Indonesia vs Prancis? Erick Thohir Buka Suara Kans Jay Idzes Hadapi Mbappe
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah