Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini menegaskan bahwa lolos babak kualifikasi Piala Asia U-19 merupakan prioritasnya. Pasalnya, Fakhri memiliki keinginan membawa skuat Garuda Nusantara lolos ke Piala Dunia U-20.
Pada babak kualifikasi Piala Asia U-19, Timnas Indonesia U-19 berada di Grup K bersama Hong Kong, Korea Utara dan Timor Leste. Melihat lawan-lawan yang bakal dihadapi, Fakhri cukup optimistis bisa lolos ke putaran berikutnya.
Pada putaran final nanti, meski lawan yang dihadapi tidak mudah, Fakhri akan berusaha semampunya. Jika timnas U-19 bisa ke semifinal, maka tiket Piala Dunia U-20 sudah dipegang.
"Seperti yang saya dari awal bilang. Di AFF U-16 lalu saya bilang bahwa turnamen itu (AFF) bukan tujuan utama karena ini turnamen sasaran antara saja. Karena kami harus punya prioritas," kata Fakhri Husaini.
"Kalau utamanya tentu Kualifikasi Piala Asia U-19, karena kalau kami lolos bisa main di Piala Asia U-19 dan kalau bisa empat besar kami bisa ke Piala Dunia U-20. Tentu target itu yang lebih menantang dan lebih membanggakan jika kami sukses di Piala Asia," ia menambahkan.
Sebagai informasi tambahan, Fakhri sudah mulai melakukan seleksi pemain untuk pembentukan tim. Hal itu dilakukan guna mendapati tim terbaik di ajang tersebut.
Seleksi tahap kedua bakal berlangsung setelah hari raya idul Fitri. Kemungkinan besar seleksi akan berlangsung di Cikarang lagi.
"Saya pikir, jika kami berada di grup manapun kami harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin karena kami ingin meraih hasil yang maksimal pada babak kualifikasi Piala Asia U-19 ini," ungkap Fakhri.
"Kemudian kami di tim pelatih akan mencari dan terus mencoba menemukan pemain-pemain yang hebat di empat aspek: fisik, taktik, teknik dan mental. Karena hanya dengan karakter pemain yang hebat dan tangguh saja kami bisa memberikan perlawanan di fase grup ini," pungkasnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Huni Grup K, Fakhri: Kami Harus Waspada
Berita Terkait
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador
-
Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal