Suara.com - Persebaya Surabaya bakal melawat ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali menghadapi Bali United pada pekan pembuka Liga 1 2019, Kamis (16/5/2019). Beberapa kali saling bentrok, skuat Bajul Ijo punya catatan apik menghadapi Stefano Lilipaly dkk.
Berikut empat fakta jelang laga Bali United vs Persebaya Surabaya di pekan pertama Liga 1 2019.
1. Sama-sama punya banyak pemain muda bertalenta
Kedua tim sama-sama memiliki deretan pemain muda bertalenta. Djanur, sapaan akrab pelatih Persebaya Surabaya menilai, skuat asuhannya banyak diisi oleh pemain muda termasuk pemain U-19 juga dinaikkan ke tim senior untuk memperkuat daya gedor.
"Saya tahu sejak dulu Persebaya memiliki talenta muda yang berbakat. Musim ini ada sejumlah pemain U-19 yang kami naikkan ke tim senior, kami sudah pantau sejak lama dan mereka memiliki kemampuan mumpuni," ujar mantan pelatih Persib Bandung itu dilansir dari laman resmi klub.
Musim ini total ada 28 pemain yang masuk skuat Persebaya Surabaya. Usia rata-rata pemainnya yang berkisar 25 tahun-an ini, menjadikan Bajul Ijo salah satu kesebelasan dengan rata-rata pemain termuda.
Sebut saja Osvaldo Haay, Rachmat Irianto dan M Hidayat yang sebelumnya berada di U-23 Persebaya. Disamping itu bintang U-16 yang menjuarai Piala AFF 2018, M Supriadi juga akan masuk dalam skuat tersebut. Tiga pemain U-19 juga ikut masuk ke tim senior yakni Koko Ari Araya, M Kemaluddin dan Zulfikar Akhmad.
Tak kalah fresh, Bali United juga memiliki banyak pemain muda yang siap diterjunkan. Pelatih Serdadu Tridatu, Stefano Cuggura Teco, pun kemungkinan akan menurunkan pemain mudanya menghadapi Persebaya seperti Yabes Roni (penyerang), Ricky Fajrin (lini belakang), I Made Andhika Wijaya (bek) dan penjaga muda baru, Samuel Reimas. Mereka bakal dipadukan dengan sejumlah pemain senior seperti Lilipaly, Irfan Bachdim hingga Paulo Sergio.
2. Reuni para mantan
Baca Juga: Bikin Semrawut, 500 PKL di Jalur Puncak Bogor Akan Direlokasi ke Rest Area
Gelandang Bali United, M Taufiq mengawali kariernya bersama Persebaya pada 2005 lalu. Dirinya juga sempat ditempa di tim internal Surabaya, Fatahillah 354. Saat ini dirinya menjadi salah satu pilar Bali United.
Hal yang sama juga dirasakan Pelatih Bali United, Stefano Cuggura Teco. Dirinya sempat menjadi pelatih fisik di Persebaya selama lima tahun. Menjuarai Divisi Utama 2004 di bawah asuhan Jacksen F Tiago. Catatan sejarah bersama Persebaya adalah hal yang tak mungkin dilupakannya.
Sementara, bek Persebaya, Novan Setya Sasongko merupakan mantan dari penggawa Serdadu Tridatu. Pemain 29 tahun tersebut baru saja merapat ke Surabaya. Sebelumnya dirinya masih memperkuat Bali United di posisi bek.
3. Bali United selalu kalah dalam dua pertemuan terakhir menghadapi Persebaya
Pertemuan dua tim ini belum begitu banyak. Bertemu dua kali, Stefano Lilipaly dkk harus mengakui keunggulan Persebaya di bawah kapten Ruben Sanadi. Dua kemenangan Persebaya atas Bali United diraih pada saat kompetisi Liga 1 2018 bergulir. Pada pertemuan pertama, Bali United kalah 0-1, sedangkan di pertemuan kedua skuat Serdadu Tridatu digulung 5-2.
4. Laga terakhir masing-masing tim
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?
-
Tekel Horor Berujung Minta Maaf, Justin Hubner dapat Balasan dari Lewis Holtby
-
Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia