Suara.com - Kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto didapuk sebagai pemain terbaik oleh Tim Technical Study Group (TCG) pada pekan kedua Liga 1 2019. Ucapan selamat dan pujian mengarah kepada pemain asal Kendal tersebut.
Laga pekan kedua Liga 1 2019, ditutup dengan pertandingan PSIS Semarang vs Persija Jakarta di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (26/5/2019).
Laskar Mahesa Jenar keluar sebagai pemenang setelah mengkanvaskan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Padahal Macan Kemayoran lebih dulu unggul berkat sepakan Ryuji Utomo.
Hari Nur Yulianto yang tak ingin kalah untuk kedua kalinya, menekan pertahanan lawan dan berhasil menjebol gawang Andritany Ardhiyasa. Menariknya dua gol yang dia ciptakan hanya berselang dua menit, yakni 75 dan 77.
Secara resmi Liga Indonesia memilih Hari sebagai pemain terbaik di pekan kedua Liga 1 2019. Raihan gelar sementara pemain 29 tahun itu banjir selamat oleh netizen di akun Instagram @liga1match.
Namun, beberapa netizen tak setuju dengan hasil tersebut. Hal itu dinilai karena keberuntungan yang membawa Kapten PSIS itu memenangkan laga.
"Menurut saya penampilan dia keberuntungan aja. Lengah, hilangnya konsentrasi di lini belakang Persija dan cerobohnya kiper Persija," tulis akun @adham_gionino93.
"Hari Nur tidak pantas," ujar akun @aji_ardiansyh_09.
"Ga pantes, yang pantes Simic," kata @dodit433.
Baca Juga: Djanur: Hari Nur Yulianto Merupakan Ancaman Besar
Sementara ada akun @ddkfatan8 menilai laga PSIS kontra Persija tidak sehat. Sebab, wasit yang memimpin pertandingan kurang jeli dalam melihat kesalahan pemain Laskar Mahesa Jenar.
Terlepas dari perdebatan tersebut, Hari dinilai moncer setiap bermain di Liga 1.
Pada musim sebelumnya dia berhasil membukukan 10 gol selama gelaran Liga 1. Dia menjadi top skor kedua PSIS Semarang setelah rekannya Bruno Silva mencatat 16 gol.
Di lain sisi, Kapten PSIS itu tak pernah absen selama gelaran kasta tertinggi sepak bola Indonesia tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti