Suara.com - Eden Hazard telah mengucapkan perpisahan dirinya dengan Chelsea setelah membantu timnya mengalahkan Arsenal di final Liga Europa. Pemain internasional Belgia ini merasa sekarang adalah saatnya untuk tantangan baru.
Hazard tampil apik saat membantu Chelsea meraih gelar Juara Liga Europa. Ia mencetak dua gol guna membawa Chelsea mengalahkan Arsenal 4-1 saat final Liga Europa di Olympic Stadium, Baku, Kamis (30/5/3019) dini hari WIB.
Namun, laga ini tampaknya akan menjadi ajang perpisahan Hazard bersama Chelsea. Gelandang berusia 28 tahun itu memang sudah membuat keputusan soal masa depannya dan kabarnya Real Madrid tertarik untuk memboyongnya.
Usai pertandingan, Hazard pun tak menampik bahwa ini akan menjadi laga perpisahannya dengan Chelsea. Kini, dia hanya menunggu keputusan dari kedua klub untuk memastikan soal masa depannya.
"Kami akan memutuskan dalam beberapa hari dan satu-satunya target dalam pikiran saya malam ini adalah untuk memenangkan final ini," kata Eden Hazard kepada BT Sport.
"Saya sudah membuat keputusan dan sekarang saya menunggu di kedua klub. Saya pikir ini adalah perpisahan, tetapi dalam sepakbola Anda tidak pernah tahu," ujarnya seperti dilansir Scoresway.
"Impian saya adalah bermain di Liga Premier dan saya telah melakukannya untuk salah satu klub terbesar jadi mungkin sekarang saatnya untuk tantangan baru."
Hazard mencetak brace dalam pertandingan, sedangkan dua gol Chelsea lainnya masing - masing dicetak oleh Olivier Giroud dan Pedro. Sementara Arsenal hanya mampu membalas satu gol lewat tendangan voli Alex Iwobi .
"Itu bagus," Hazard menambahkan. "Saya pikir kedua tim bermain dengan sedikit tegang di babak pertama karena itu adalah final, tetapi ketika Olivier mencetak gol, itu adalah awal dari malam yang hebat."
Baca Juga: Taklukkan Arsenal di Final, Chelsea Juara Liga Europa 2018/2019
"Kami bermain dengan baik dan mengendalikan permainan dan saya senang meninggalkan trofi ini bersama anak-anak. Manajer mengatakan untuk terus bermain sepak bola saat istirahat dan hari ini kami menunjukkan mental kami," pungkas Eden Hazard.
Berita Terkait
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji