Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini membeberkan materi latihan yang diberikan kepada anak asuhnya dalam seleksi tahap kedua ini. Menurutnya, tak banyak perubahan materi dari tahap pertama sebelumnya.
Timnas Indonesia U-19 saat ini sedang melakukan seleksi pemain tahap kedua di Stadion Wibawa Mukti Cikarang dari 12-18 Juni 2019.
Latihan transisi negatif dan positif masih menjadi menu utama dalam seleksi ini.
Sebanyak 30 pemain dipanggil untuk mengikuti seleksi. Namun, hanya 15 pemain saja yang kemungkinan dipilih Fakhri Husaini lolos seleksi.
"Tahap satu dan kedua sama, materi saya itu cuma transisi negatif dan positif. Karena itu seleksi saya ingin melihat seberapa cepat mereka dan seberapa bagus basic mereka dalam bermain sepakbola," kata Fakhri Husaini di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis (13/6/2019).
"Tentu untuk pemain yang lolos itu minimal 4 aspek, (yaitu) fisik, mental, teknik dan taktik itu bagus. Seberapa cepat mereka memperlihatkan kemampuan mereka dalam seleksi ini, itu yang menjadi pertimbangan saya dalam memilih pemain," paparnya.
Sebagian besar pemain yang ikut seleksi tahap kedua ini merupakan alumni Timnas Indonesia U-16 serta Garuda Select.
Namun, Fakhri menyebutkan kualitas para pemain yang dipanggilnya memiliki kemampuan merata.
Karena itu, ia tidak mau membeda-bedakan kualitas pemain antara seleksi tahap pertama dengan seleksi tahap kedua. Sebab, ia yakin semuanya pasti bisa bersaing.
Baca Juga: Tembak Legenda Olahraga David Ortiz, Komplotan Ini Dibayar Rp 112 Juta
"Kalau bicara kualitas, saya kira yang seleksi pertama dan tahap kedua ini sangat kompetitif, terutama yang eks U-16. Saya berharap di seleksi ini saya temukan pemain lain yang bisa melengkapi pemain hasil tahap satu," tutup Fakhri.
Seleksi Timnas Indonesia U-19 ditujukan untuk persiapan mengikuti Piala AFF U-18 di Vietnam, 5-18 Agustus 2019.
Tak hanya itu, Fakhri Husaini juga tengah mempersiapkan Timnas Indonesia U-19 untuk Kualifikasi Piala Asia 2020 yang berlangsung pada September atau Oktober 2019.
Berita Terkait
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan