Suara.com - Pelatih Simon McMenemy telah mendulang kesuksesan bersama dengan Bhayangkara FC. Gelar juara Liga 1 2017, berhasil didapatkan oleh tim berjuluk The Guardian tersebut.
Kini, McMenemy menangani timnas Indonesia. Tentu, beda tim berbeda pula taktik yang akan digunakan. Di Bhayangkara FC, McMenemy indentik dengan 4-4-2 diamond, sementara di timnas Indonesia, McMenemy lebih sering menggunakan 3-4-3.
"Di Bhayangkara saya pakai formasi 4-4-2 diamond karena waktu itu kita berlimpah pemain tengah. Tetapi kita punya kekurangan di pemain sayap," kata McMenemy dalam jumpa pers di SUGBK, Jumat (14/6/2019).
"Ketika saya masuk timnas kemarin saat TC di Australia, kita coba 4-4-2 lumayan berhasil, tetapi ketika babak kedua kita ubah jadi 3-4-3. Nah, disitulah kita bisa menguasai lebih banyak bola, terus permainan juga kita lebih kuasai, nah dari situ saya mulai berpikir mungkin ini adalah formasi yang cocok buat Indonesia," jelasnya.
"Kalau saya pakai 4-4-2 diamond, pemain terluar atau pemain sisi lapangan tidak akan banyak mendapat kesempatan untuk masuk ke dalam bentuk yang saya inginkan. Seperti contohnya Febri (Hariyadi), Riko (Simanjuntak), dan Andik (Vermansah) buat saya itu cocok buat Indonesia," ia menambahkan.
Keyakinan McMenemy terhadap taktik 3-4-3 setelah menang 2-0 atas Myanmar. Menurutnya, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan bisa menang lebih dari hasil itu dengan menggunakan formasi 3-4-3.
"Terus ketika kita lawan Myanmar, semestinya kita bisa menang 4 sampai 5 kosong kita pakai fomasi 3-4-3, dan berhasil ya. Kita bisa lihat dan waktu itu memang pembedanya adalah ada Manahati (Lesthusen). Sekarang Manahati nggak ada itu juga bagian dari keputusan saya untuk tidak membawa dia karena alasan indisipliner."
"Buat saya ketika sudah menjadi pemain timnas Anda harus tetap menjadi pemain timnas, baik ketika lagi di timnas maupun ketika lagi di klub," tambah Simon.
Lebih lanjut, McMenemy belum bisa membocorkan bakal kembali menggunakan 3-4-3 saat berhadapan dengan Republik Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6/2019).
Baca Juga: Lawan Timnas Indonesia, Jadi Persiapan Vanuatu Menatap Piala OFC
"Saya harap ketika lawan Vanuatu nanti kita tetap bisa bermain sesuai dengan yang saya inginkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
AFC Rombak Total Format Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Timnas Indonesia U-20 Masuk Pot 2
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Borneo FC Gagal Menang di Markas Persijap, Fabio Lefundes: Peluang Juara Belum Berakhir
-
AFC Rombak Total Format Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Timnas Indonesia U-20 Masuk Pot 2
-
Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Bintang Borneo FC Berharap Adanya Keajaiban Persib Tumbang di Laga Pamungkas
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara