Suara.com - Tira-Persikabo kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Liga 1 2019. Apalagi, kini Tira-Persikabo telah memiliki suporternya sendiri.
Ya, Tira-Persikabo perlahan mulai didekati oleh suporter. Hal ini terjadi setelah PS Tira yang sudah berlaga di Liga 1 sejak 2017 merger dengan tim dari Liga 3, Persikabo Bogor, yang memang sudah memiliki basis suporter setia.
Tira-Persikabo memang telah beberapa kali berganti nama. Dari PS TNI diubah menjadi PS Tira, kemudian menjadi Tira-Persikabo.
Pelatih Rahmad Darmawan yakin bisa memenangkan hati suporter lewat prestasi yang diberikan oleh Tira-Persikabo. Meski RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, mengaku sulit menyaingi Persib Bandung yang lebih populer di Jawa Barat.
"Jawa Barat ini memang identik dengan Persib Bandung, kami juga tidak yakin bahwa fans Persib bisa tergerus dengan kami, karena mereka memiliki basis suporter yang sangat fantastis dan sudah mendarah daging dan saya tahu persis suporter Persib itu suporter yang sangat luar biasa fanatiknya," kata Rahmad Darmawan di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).
"Sementara Tira-Persikabo ini kan baru dalam masa transisi dari dua klub menjadi satu sehingga kami masih mencari, sama-sama ingin tahu keinginan masing-masing. Kami ingin memberikan permainan yang ingin dinikmati oleh suporter, tapi di satu sisi penonton juga ingin mendapatkan rasa nyaman karena ingin menonton tim ini. kami juga harus membuktikan hal itu dan ini tidak mudah," tambahnya.
"Saya punya pengalaman ketika di Sriwijaya FC, ketika awal tim, suporter tidak ada yang hadir walaupun dikasih kaus dan tiket gratis. Tapi, perlahan ketika prestasi tim membaik suporter datang dan penuh," ia menambahkan.
Lebih lanjut, eks pelatih Persija Jakarta ini akan berjuang memajukan Tira-Persikabo. Tidak hanya itu, ia juga berjanji akan mencoba memaksimalkan putra daerah Kota Bogor di Tira-Persikabo.
"Ya pasti, kami ini kan main di Bogor ini kami membawa masyarakat Bogor berkompetisi di liga, walaupun sementara kami masih belum maksimal dalam menggunakan putra-putra daerah. Tapi saya berharap nantinya bakal berkembang dan terus bertambah dan sepak bola Jawa Barat bisa lebih hidup lagi," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Beckham Kirim Pesan untuk Bobotoh: Doa Kalian Jadi Energi Persib Hadapi Manila
-
The Jakmania Titip Pesan Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung di Tengah Gejolak Demo di Jakarta
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Persib Bandung di Ujung Tanduk, Kalah dari Manila Diggers Bisa Bikin Turun ke Kasta Ketiga Asia
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang