Suara.com - Tira-Persikabo berhasil menahan imbang 1-1 tuan rumah Bhayangkara FC dalam laga pekan ketujuh Liga 1 2019 di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2019) malam. Pertandingan bertajuk 'Derby Aparat' ini berjalan cukup sengit dan panas.
Tira-Persikabo sendiri sejatinya unggul lebih dahulu pada menit 20 lewat gol yang dicetak Ciro Alves. Sayang, Bhayangkara FC mampu membalas lima menit berselang lewat gol yang dibuat Ramiro Fergonzi.
Pertandingan dua tim papan atas di klasemen sementara Liga 1 2019 ini berjalan cukup keras, terutama di babak kedua.
Bhayangkara FC maupun Tira-Persikabo sama-sama ingin mendapatkan raihan poin penuh. Namun, pada akhirnya kedua tim harus puas berbagi poin.
Meski gagal menang, pelatih kepala Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan (RD) mengaku bersyukur atas hasil imbang yang dipetik timnya. Dengan hasil tersebut, rekor unbeaten Tira-Persikabo di Liga 1 2019 belum terusik
"Kami memulai pertandingan dengan tempo sedang. Kami mencoba untuk meresponsserangan dengan counter-attack. Beberapa situasi jalan sesuai rencana, dan secara umum kami ucapkan terima kasih kepada pemain yang sudah menjaga performa mereka, sampai hari ini belum kalah," celoteh RD dalam jumpa pers usai laga, Kamis (4/7/2019) malam WIB.
"Terima kasih buat suporter yang terus mendampingi kita. Itu positif, sehingga memperngaruhi penampilan kita. Di babak kedua Bhayangkara FC punya serangan bagus, tapi kita mampu handle itu dengan baik," sambungnya.
Lebih lanjut, eks juru taktik Mitra Kukar itu menyebutkan jika pasukannya telah mengeluarkan kemampuan terbaik di laga ini.
Karena itu pula, menurutnya Tira-Persikabo bisa tampil konsisten dalam enam pertandingan awal yang telah mereka lakoni di Liga 1 2019.
Baca Juga: Hasil Liga 1 2019, Kamis 4 Juli dan Klasemen Sementara
"Yang selalu saya ingatkan ke pemain itu fokus. Semua yang berkaitan dengan taktik dan strategi akan berjalan dengan baik sendirinya nanti. Saya rasa konsentrasi harus dijaga karena penting buat tim," pungkas RD.
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
-
Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!