Suara.com - Tindak rasialisme di dunia sepak bola bukan menjadi topik yang baru. Untuk mencegah tindak pelecehan tersebut kembali terulang, FIFA akhirnya membuat aturan baru yang lebih ketat kepada para pelaku rasial.
Melansir dari Sky Sports, FIFA bakal menghukum pelaku rasial dengan sanksi yang lebih berat dari sebelumnya. Bekerja sama dengan Fare, kelompok pemantau masalah diskriminasi, FIFA mengubah beberapa poin terkait isi dan kode disiplin.
''Topik-topik seperti rasisme dan diskriminasi telah diperbarui, FIFA berada di garis depan perjuangan melawan serangan mengerikan ini pada hak asasi manusia. FIFA tidak akan mengecewakan korban pelecehan rasis,'' demikian pernyataan FIFA.
Pertama, FIFA kini mengkategorikan pelecehan terhadap seseorang terkait jenis kelamin hingga ras masuk dalam masalah diskriminasi. Oleh sebab itu, FIFA telah meningkatkan hukuman minimal kepada pelaku rasial.
Sebelumnya, pelaku rasial hanya mendapat hukuman larangan bertanding di lima laga. Dengan aturan terbaru, para pelaku bakal mendapat hukuman 10 kali larangan bermain.
Kedua, FIFA juga akan memanggil korban rasialisme dalam sidang jajak pendapat. Para korban bisa mengeluarkan keluh kesahnya terkait masalah rasialisme tersebut.
Ketiga, bagi klub atau negara yang melakukan tindak rasial bakal dihukum dengan penutupan beberapa area di stadion. Bahkan, denda sebesar 20 ribu Swiss Franc atau sekitar Rp 284,7 juta bakal menanti mereka.
Berita Terkait
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT
-
Hormati Ajaran Islam! FIFA Ubah Trofi Man of The Match Piala Dunia 2026
-
Iran dan Mesir Lawan Agenda LGBTQ di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Bilang Begini
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Siapa Saja Juara Grup?
-
Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa