Suara.com - Pemain anyar Real Madrid asal Jepang, Takefusa Kubo menceritakan hal menarik sebelum memulai laga.
Takefusa Kubo didatangkan ke Bernabeu dari klub J1 League, FC Tokyo pada 14 Juni 2019 lalu. Pemain 18 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga 2024 mendatang.
Bukan tanpa alasan manaejemen Los Blancos menggaet wonderkid didikan Barcelona tersebut.
Kubo dilaporkan pernah meraih gelar pemain terbaik pada laga Barcelona Soccer Camp saat berusia delapan tahun.
Saat menginjak usia 10 tahun, Kubo berhasil masuk tim muda Barcelona dan membela Barcelona U-11. Musim pertama berseragam Blaugrana, Kubo membukukan 74 gol di 30 pertandingan.
Prestasi tersebut jadi salah satu alasan Kubo dijuluki si Messi Jepang.
Dikutip dari Givemesport, Senin (15/7/2019), Kubo memiliki ritual unik yang kerap dilakukan sebelum bertanding. Dia mengaku kerap menonton video permainan penggawa Timnas Belgia, Eden Hazard saat masih berseragam Chelsea.
Dan, ternyata Real Madrid telah menyatukan takdir kedua pemain ini. Tradisi menonton video Hazard kini dapat dia lihat langsung secara nyata.
Media Spanyol melaporkan, Kubo diprediksi bakal bermain di Real Madrid Castilla musim 2019/2020. Namun, kans bermain di tim utama tetap terbuka dengan pertimbangan dari berbagai faktor.
Baca Juga: VIDEO: Momen Keakraban Takefusa Kubo dan Eden Hazard
Sementara itu, Real Madrid bakal menjalani laga perdana menghadapi Bayern Munich di ajang pramusim 2019.
Penggawa El Real yang berada di Montreal, Kanada saat ini bakal berlabuh ke Houston, Texas, 20 Juli 2019 mendatang melawan skuat asuhan Niko Kovac.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Nasib Gelar Juara Persib Bandung di BRI Super League, Begini Kata Marc Klok
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia