Suara.com - Pelatih kepala Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera, mengatakan tekanan besar untuk menang yang dihadapi anak asuhnya menjadi salah satu penyebab kekalahan dari Persipura Jayapura di kandang sendiri.
Pada laga pekan ke-10 Liga 1 2019, Minggu (21/7/2019) tadi malam WIB, Bhayangkara FC ditekuk Persipura 0-1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, BekasI.
Gol tunggal Persipura pada partai ini dicetak Boaz Solossa pada menit 64. Sementara kartu merah direct yang diterima Ramiro Ferginzo di menit 90+5 menambah penderitaan Bhayangkara FC di laga ini.
"Sebagai tuan rumah, ada tekanan yang kami rasakan agar bisa merebut tiga poin di kandang. Tapi, tekanan ini justru jadi beban yang jadi penyebab kekalahan kami," kilah Alfredo Vera sebagaimana dilansir Antara.
Rupanya tekanan serta keinginan bermain lebih baik tak membuahkan hasil sesuai harapan. "Di lapangan, sebenarnya pemain sudah memperagakan instruksi yang diberikan," terang pelatih berpaspor Argentina itu.
Indra Kahfi dan kolega sejatinya mampu memperagakan permainan cepat demi melancarkan serangan ke lini pertahanan Persipura.
"Tapi peluang yang dimiliki selalu terbuang sia-sia dan tidak ada yang berbuah gol. Itu kelemahan kami pada pertandingan ini," jelas Alfredo Vera.
Di sisi lain, Persipura juga merupakan lawan yang tangguh sehingga serangan-serangan Bhayangkara selalu bisa dipatahkan. Pada akhirnya, Persipura mampu membuat permainan tuan rumah tak bisa berkembang.
Baca Juga: Liga 1 2019: Persipura Tekuk Bhayangkara FC di Stadion Patriot
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar