Suara.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit saat menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 2019 di stadion Moch. Subroto, Magelang, Minggu (21/7/2019), kemarin.
Pasalnya, kata dia, wasit terlalu ringan tangan dalam mengeluarkan kartu kuning kepada pemain Persib. Ada lima pemain Persib yang menerima kartu kuning dari wasit pemimpin laga Nurhadi.
Termasuk Hariono yang juga mendapat kartu kuning dan dipastikan bakal absen dalam laga selanjutnya karena kini pemain nomor punggung 24 itu sudah mengantongi 3 kartu kuning.
"Iya itu lah saya juga sama pak Zaenuri nggak ngerti bagaimana, semua orang lihat ya yang tidak harus kartu kuning dapat kartu kuning, dimana kesalahannya silakan kalian bisa menilai mana yang perlu kartu kuning atau tidak," kata Umuh di Bandung, Senin (22/7/2019).
Terlepas dari itu, Umuh memuji penampilan anak asuhnya yang sukses mengamankan tiga poin dari laga itu. Ezechiel N'Douassel dan kolega sukses menekuk PSIS dengan skor tipis 1-0.
Dia pun mengaku akan memberikan bonus bagi penggawa Persib yang bekerja keras bisa mengalahkan skuat berjulukan Laskar Mahesa Jenar dalam pertandingan kemarin.
"Setiap pertandingan pun saya kasih bonus kalau menang, saya kasih bonus apalagi dalam keadaan darurat saya harus memberikan suport," bebernya.
Sebetulnya, kata dia, Maung Bandung--julukan Persib, bisa meraih hasil imbang pun merupakan pencapaian yang luar biasa dalam laga kemarin. Namun, akhirnya Supardi Natsir dan kawan-kawan sukses mencetak gol dan membawa Persib unggul dalam laga itu.
"Saya harus memperjuangkan anak-anak dan memberikan dukungan kepada anak-anak, alhamdulillah memberikan hasil yang gemilang, saya bilang kalau main di luar itu draw menang tapi kalau menang mutlak tiga poin itu luar biasa," tutupnya.
Baca Juga: Pulang Bawa Tiga Poin dari Semarang, Robert Puji Pemain Belakang Persib
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
Thom Haye Absen Lawan Madura, Persib Siapkan Skenario Alternatif
-
Main di GBLA, Federico Barba Pastikan Persib Bandung Siap Pertahankan Tren Positif
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bikin Ngilu! Detik-detik Kapten Nottingham Forest Alami Patah Jari Tangan
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
Minta Jersey Vinicius Jr, Bek Benfica Diserang Suporter
-
Kandidat Pengganti Thom Haye di FIFA Series 2026, Sudah Terjamin Kualitasnya!
-
Allahuakbar! 5 Pemain Timnas Indonesia Pindah Agama Peluk Islam, Ada Kiper
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
-
Resmi Jadi Pemilik Klub Almeria, Berapa Total Kekayaan Cristiano Ronaldo?
-
Detail Fakta PSSI Kena Sanksi AFC Jelang FIFA Series 2026
-
Bek Jangkung Keturunan Sunda 195 Cm Kasih Puja Puji ke Timnas Indonesia, OTW Naturalisasi?
-
Pernah Adu Nasib di Israel, Begini Nasib Pemain Keturunan Pulau Seram Maluku Sekarang