Suara.com - Tira-Persikabo secara mengejutkan harus menelan kekalahan dengan skor sangat telak 1-6 dari Persela Lamongan pada pertandingan pekan ke-16 Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (25/8/2019).
Ini merupakan kekalahan kedua yang diderita oleh Tira-Persikabo sejak Liga 1 2019 digulirkan. Hasil ini sekaligus memperlebar jarak mereka dari Bali United yang ada di puncak klasemen.
Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan menilai sangat sulit mengalahkan Persela ketika bermain di kandang. Mantan juru racik Persija Jakarta itu menyebutkan Persela bermain sangat baik melawan timnya.
Oleh karenanya, Rahmad Darmawan mengakui timnya layak kalah dari Persela. Menurutnya, ini permainan terbaik Persela yang pernah ia saksikan.
"Persela main sangat baik. Ini merupakan salah satu penampilan terbaik mereka yang pernah dilihat, wajar kalau menang. Saya ucapkan selamat kepada Persela," kata Rahmad Darmawan usai pertandingan.
Lebih lanjut, Pelatih yang akrab disapa RD itu tidak menyangka timnya bakal kalah dengan skor yang sangat telak. Ini akan menjadi bahan evaluasi karena Ciro Alves dan kawan-kawan tidak bermain seperti biasanya.
"Memang hasil ini di luar dugaan. Kami tidak bermain seperti biasanya. Ini akan jadi evaluasi saya sebagai pelatih. Saya harus melakukan sesuatu untuk membangkitkan cara bermain kami," ia menambahkan.
Hasil ini membuat Laskar Pajajaran --julukan Tira-Persikabo dipastikan tidak akan menjadi juara paruh musim. Tira-Persikabo kini berada pada posisi dua klasemen sementara dengan 32 poin.
Abduh Lestaluhu Cs, selisih lima angka dari Bali United yang berada di puncak klasemen.
Baca Juga: Ini Alasan Pelatih Timnas Indonesia Tak Bawa Duo Persija Hadapi Malaysia
Hingga sisa pertandingan sampai paruh musim, Bali United masih menyisakan dua laga. Sementara Tira-Persikabo tinggal satu pertandingan lagi.
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior