Suara.com - Pemain anyar asal Belanda Nick Kuipers sudah dua kali tidak mengikuti latihan rutin yang dilakukan Persib Bandung.
Dokter tim Persib, Rafi Ghani mengungkapkan setelah dilakukan pemeriksaan, Nick kemungkinan salah mengkonsumsi makanan sehingga dia tiba-tiba mengalami diare dan menyebabkan daya tahan tubuhnya menurun.
"Jadi memang Nick belum gabung latihan jadi kemarin pada saat mau latihan pagi dia menghubungi saya dia ada gangguan pencernaan," ujar Rafi usai mendampingi latihan rutin di lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/9/2019).
Rafi mengungkapkan eks pemain ADO Den Haag itu kini kondisinya sudah mulai membaik dan kemungkinan akan mulai mengikuti latihan lagi pada keesokan harinya.
"Kelihatannya dia agak sedikit diare semestinya dia mesti ada adaptasi (dengan makanan di Indonesia). Kemungkinan ada masukan makananya yang gak bagus untuk dia. Belum cocok mungkin," tukasnya.
Sebetulnya, ucap dia, untuk pemain sekaliber Nick yang notabene berasal dari Belanda tentu harus sudah paham dengan keteraturan asupan makanan bagi pemain sepak bola.
Namun, pemain berusia 26 tahun itu kemungkinan salah mengkonsumsi makanan yang sebelumnya tidak ramah bagi atlet sepak bola.
"Kalau untuk saran sebetulnya untuk semua sudah dikasih tahu. Dan dia seorang warga negara Belanda sebetulnya selektif banget untuk urusan makanan, jadi Nick kemungkinan ada asupan makanan yang salah dan daya tahan tubuhnya menurun jadi diare," bebernya.
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: Buntut Ricuh Indonesia vs Malaysia, Pelatih Timnas Malaysia U-23 Buka Suara
Berita Terkait
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
-
Kacamata Andrew Jung Hampir Dicolong saat Perayaan Juara Hattrick Persib Bandung
-
HP Frans Putros Hilang Saat Konvoi, Skuad Persib Bandung Kompak Minta Bantuan Bobotoh
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Erling Haaland Ambisi Akhiri Kutukan 26 Tahun Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri