Suara.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte pasang badan dan mengaku bertanggung jawab atas hasil minor timnya kala menjamu Slavia Praha, dalam laga matchday 1 Grup F Liga Champions Liga Champions 2019/2020 di Giuseppe Meazza, Rabu (18/9/2019) dini hari WIB.
Diunggulkan untuk menang mudah atas Slavia, Inter nyatatanya hanya bisa memetik hasil imbang di Giuseppe Meazza.
Slavia memang di luar dugaan mampu merepotkan Inter di kandangnya. Meski main tandang, jawara Republik Ceko itu tampil gagah berani dan sukses menahan seri Inter dengan skor 1-1.
Inter bahkan hampir saja menanggung malu jika Nicolo Barella tidak mencetak gol penyama kedudukan pada menit 90+2!
La Beneamata --julukan Inter-- sendiri tertinggal lebih dulu akibat gol Peter Oyalinka pada menit ke-63.
"Saya tak mau mengomentari satu per satu pemain, Kami semua tampil di bawah standar hari ini, termasuk saya," buka Conte seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Saya yang paling bertanggung jawab, karena tidak bisa menjabarkan strategi dengan tepat. Kami cuma memainkan umpan-umpan panjang, itu bukan sepakbola yang saya inginkan," ketus allenatore berusia 50 tahun itu.
Conte mengakui timnya masih harus meningkatkan kualitas permainan untuk ke depannya. Meski demikian, ia meminta para pemainnya untuk tetap tenang.
"Ini bukan sepakbola kami, namun para pemain harus tetap kalem. Ke depannya, kami harus memperlihatkan identitas yang lebih baik, berkembang lebih baik," tutur Conte.
Baca Juga: Jadwal Matchday 1 Liga Champions 2019/2020 Nanti Malam dan Siaran Langsung
"Banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Slavia tampil sangat baik dan sangat pantas atas satu poin yang mereka bawa pulang," tukas eks juru taktik Juventus dan Chelsea itu.
Meski Inter menyapu bersih tiga laga awal Liga Italia musim ini dengan kemenangan, Conte memang harus bisa memastikan pasukannya bisa segera mencapai level permainan yang diinginkan.
Pasalnya, pada matchday kedua Grup F yang akan dihelat 3 Oktober 2019 mendatang, Romelu Lukaku dan kolega harus bertandang ke markas Barcelona di Camp Nou.
Kehilangan dua poin dari Slavia di kandang sendiri memang merupakan kerugian besar bagi Inter. Pasalnya, di atas kertas Slavia merupakan tim terlemah di Grup F yang disebut-sebut sebagai grup neraka ini.
Berita Terkait
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions