Suara.com - Nasib sial masih menaungi AC Milan usai kalah di laga derby melawan rival sekota Inter Milan. Kali ini Rossoneri (julukan AC Milan) tumbang 2-1 saat bertandang ke markas Torino di laga lanjutan Liga Italia Serie A 2019/2020.
Bermain di Stadio Olimpico Grande, Jumat (27/9/2019) dini hari WIB, AC Milan menyerah 1-2. Dua gol Torino dicetak striker mereka Andrea Belotti di menit ke 72 dan 76. Sementara gol AC Milan diperoleh melalui titik penalti yang dieksekusi Krzysztof Piatek pada menit ke 18.
Ini merupakan kekalahan ketiga AC Milan di musim ini. Posisi mereka di papan klasemen sementara Serie A pun kian melorot dan terdampar di posisi ke-13. Selisih poin dengan Inter Milan di puncak klasemen juga kian menjauh, kedua tim kini terpaut 9 angka.
Sementara Torino berhasil bangkit usai dua kali kalah beruntun di laga sebelumnya. Mereka kini menempati posisi ke-6 di klasemen dengan raihan 9 poin.
Jalannya pertandingan
AC Milan langsung menampilkan permainan menyerang saat babak pertama dimulai. Hakan Calhanoglu menebar ancaman melalui tendangan bebasnya, sayang tembakan kaki kanannya masih sedikit melebar di sebelah kanan gawang Torino.
Memasuki menit ke-18, tim tamu mendapat peluang emas usai wasit menunjuk titik putih. Pemain belakang Torino Lorenzo De Silvestri dianggap melanggar striker AC Milan Rafael Leao. Piatek maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya, 0-1 untuk Milan.
Meski kembali menciptakan sejumlah peluang melalui Leao, Calhanoglu, dan Suso. Namun tak ada tambahan gol lagi.
Di sisi lain, Belotti melewatkan kesempatan emas ketika usahanya dari jarak jauh masih melebar meski gawang AC Milan dalam kondisi tak terkawal.
Baca Juga: Hadapi Inter Milan, Barcelona Kemungkinan Besar Tanpa Lionel Messi
Memasuki babak kedua, pasukan Torino balik menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Dari sejumlah usaha, akhirnya gol balasan yang ditunggu datang juga.
Andrea Belotti sukses menciptakan gol di menit ke 72. Empat menit kemudian, striker Timnas Italia itu kembali menggetarkan gawang AC Milan yang dijaga Donnarumma. Torino unggul 2-1.
AC Milan mendapat peluang di injury time. Namun tendangan Franck Kessie dari jarak dekat masih melambung, begitu juga dengan tandukan Piatek yang sukses diblok Sirigu.
Susunan Pemain
Torino: Sirigu; Izzo, Lyanco (Ansaldi 57), Bremer; De Silvestri, Baselli, Rincon, Ola Aina (Djidji 83); Verdi (Berenguer 66); Zaza, Belotti
AC Milan: Donnarumma; Calabria, Musacchio, Romagnoli, Hernandez; Kessie, Bennacer (Rebic 78), Calhanoglu; Suso, Piatek, Leao (Bonaventura 65)
Berita Terkait
-
5 Berita Bola Hits: Hasil Liga Spanyol, Liga Italia dan Piala Liga Inggris
-
Roma dan Napoli Kalah di Kandang, Berikut Hasil Lengkap Liga Italia
-
Inter Vs Lazio: Menang 1-0, Nerazzurri Tendang Juventus dari Puncak Serie A
-
5 Berita Hits: Faktor Kebangkitan Juventus, Riedl Urung Latih Persebaya
-
Pakai 4-3-1-2 Lawan Brescia, Maurizio Sarri: Bukti Fleksibilitas Juventus
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?