Suara.com - AC Milan terus melanjutkan tren buruk mereka di Liga Italia 2019/2020. Teranyar, tim asuhan Marco Giampaolo dipermalukan Fiorentina di kandang sendiri.
Dalam laga giornata keenam yang dihelat di San Siro, Milan, Senin (30/9/2019) dini hari WIB, AC Milan dihajar Fiorentina dengan skor cukup telak 1-3.
Dengan ini, AC Milan pun selalu menelan kekalahan beruntun dalam tiga laga pamungkas mereka di Liga Italia musim ini, yang tentunya membuat posisi Giampaolo kian under pressure sebagai allenatore klub.
Ketiga gol Fiorentina pada laga ini dicetak oleh Erick Pulgar melalui titik penalti pada menit ke-14, Gaetano Castrovilli (66'), dan Franck Ribery (78').
Sementara itu, tertinggal 0-3, AC Milan hanya bisa membalas sekali via Rafael Leao (80'). Gol ini pun praktis tak lebih dari sekadar gol konsolasi buat tuan rumah.
Well, ada sebuah momen menarik yang terjadi pada laga AC Milan vs Fiorentina ini, selain tentunya kekalahan tuan rumah dengan skor yang cukup telak.
Pada menit ke-89, publik San Siro, dalam hal ini para pendukung AC Milan di stadion kompak memberikan aplaus alias standing ovation untuk Franck Ribery, yang notabene merupakan pencetak gol ketiga Fiorentina di partai ini.
Momen tersebut terjadi saat Ribery ditarik keluar untuk digantikan Rachid Ghezzal.
Momen tersebut praktis merupakan tribute buat Ribery, winger veteran yang bergabung dengan Fiorentina pada musim panas 2019 ini pasca satu dekade lebih memperkuat panji Bayern dan memenangi trofi demi trofi.
Baca Juga: 5 Berita Hits: Hasil dan Klasemen Liga-liga Eropa, Persija Dapuk Pelatih
Meski sudah berusia 36 tahun, Ribery memang terbukti masih moncer. Dua pekan lalu saat Fiorentina menghadapi Atalanta, Ribery menahbiskan diri sebagai pemain asing tertua yang sukses mencetak gol di pentas Liga Italia.
Teranyar, Ribery mencetak satu gol dalam kemenangan impresif Fiorentina atas AC Milan. Bahkan, mantan penggawa Timnas Prancis itu terpilih jadi Man of the Match!
Terkait aplaus dari publik San Siro serta performanya yang masih gacor, Ribery pun angkat bicara.
"Sungguh luar biasa. Kami menang atas AC Milan di kandangnya, tentunya laga yang sulit. Saya pribadi senang dengan apresiasi para penonton, bermain di San Siro selalu istimewa. Tetapi, memang agak sulit untuk fans Milan saat ini," celoteh Ribery mengutip Football Italia.
"Kami menunjukkan performa yang bagus dan itu penting bagi kami," imbuhnya.
"Soal performa saya, ya, saya memang sudah tua. Namun saya merasa muda di atas lapangan!" Sseloroh Ribery.
Berita Terkait
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
Daftar Lengkap Tim Lolos 16 Besar Liga Konferensi Eropa Setelah Crystal Palace dan Fiorentina Menang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Casemiro Tertarik Gabung AC Milan, Luka Modric Jadi Alasan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen