Suara.com - PSSI mengumumkan menggelar kembali program Garuda Select jilid II. Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk program berlatih di Inggris dari 9 Oktober 2019 hingga 23 April 2020.
Enam dari 24 pemain yang dipanggil untuk mengikuti Garuda Select jilid II saat ini tengah memperkuat timnas Indonesia U-19. Mereka adalah Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagus Kahfi, Amiruddin Bagas Kaffa, Fajar Fatchurchman, dan David Maulana.
Keenam pemain tersebut juga merupakan alumni Garuda Select jilid pertama. Keenam pemain di atas akan menyusul setelah timnas Indonesia U-19 selesai menjalani pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 yang digelar November mendatang.
Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagus Kahfi, Amiruddin Bagas Kaffa, Fajar Fatchurchman, dan David Maulana saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan sebelum terjun di Kualifikasi Piala Asia U-19 2019.
Menanggapi dipilihnya enam anggota timnas Indonesia U-19 untuk mengikuti program Garuda Select jilid dua, pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini mengaku tidak masalah.
Menurutnya, selama tidak menggangu pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 ia memberikan izin kepada enam pemain tersebut.
"Selama kami tidak ada pemusatan latihan buat saya tidak ada masalah ya. Tapi yang pasti mereka dipanggil setelah kualifikasi Piala Asia ini, kan," kata Fakhri Husaini saat ditemui di Hotel Harris, Sentul, Bogor, Selasa (8/10/2019).
"Tapi tidak tahu setelah itu, apa hasil kualifikasi itu. Jika hasilnya kami lolos dan pada saat ada pemusatan latihan mereka harus bergabung dengan kami," tambahnya.
Baca Juga: 24 Pemain Perkuat Garuda Select Angkatan Kedua di Inggris dan Italia
Fakhri juga mengingatkan bahwa pemain yang kembali dibawa ke Inggris sudah memiliki kontrak dengan klub. Mereka juga harus berkompetisi di Elit Pro Academy U-18 dan U-20
"Pemain itu harus bergabung dengan pemusatan latihan Timnas, selama tidak ada itu tidak ada masalah. Tapi jangan lupa mereka itu kan sudah terikat kontrak dengan Elite Pro U-18 dan U-20," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas
-
Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir
-
Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI