Suara.com - Tim Nasional Argentina berhasil menahan imbang Jerman dengan skor 2-2, dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Dortmund, Jerman, Kamis (10/10/2019) dini hari WIB.
Padahal, Argentina tiba di Jerman dalam keadaan cukup pincang tanpa diperkuat Lionel Messi yang masih dihukum, serta absennya nama mentereng lain seperti Angel Di Maria dan Sergio Aguero.
Bahkan, keunggulan dua gol yang sempat dimiliki Jerman lewat Serge Gnabry dan Kai Havertz akhirnya dikubur lima menit jelang bubaran oleh Lucas Ocampos setelah sebelumnya Lucas Alario juga mencetak gol balasan.
Gol pembuka keunggulan Jerman lahir pada menit ke-15. Lukas Klostermann menyisir dari sisi sayap kanan sebelum melepaskan umpan tarik yang berhasil disambut Gnabry dan diselesaikan sembari menghindari jegalan dari Marcos Rojo.
Tujuh menit kemudian Klostermann kembali memainkan peran penting untuk gol pengganda keunggulan Jerman yang dicetak Havertz. Klostermann menggiring bola dari tengah lapangan sebelum menyodorkannya untuk Gnabry di dekat kotak penalti yang diteruskan menjadi umpan tarik ke depan gawang dan disambut sontekan mudah Havertz yang bebas tanpa kawalan.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni melakukan banyak pergantian pemain termasuk memasukkan Lucas Alario yang baru empat menit merumput usai menggantikan Paulo Dybala sebelum memperkecil ketertinggalan Argentina menjadi 1-2.
Nicolas Tagliafico mengirimkan umpan silang yang berhasil disundul Alario dan gagal diantisipasi oleh kiper Marc-Andre ter Stegen.
Lima menit jelang bubar, Ocampos yang juga baru masuk pada awal babak kedua menggantikan Angel Correa menjadi pencetak gol untuk membuat kedudukan imbang 2-2.
Jerman kehilangan bola di area mereka sendiri yang kemudian digiring Alario merangsek ke dalam kotak penalti sebelum disodorkan dan diselesaikan dengan tembakan keras oleh Ocampos untuk menjebol gawang tuan rumah lagi.
Baca Juga: Messi Pernah Buat Haru Satu Skuat Timnas Argentina? Ini Ceritanya
Hasil imbang tersebut cukup menimbulkan percaya diri bagi Argentina yang masih akan menjalani satu laga persahabatan lain kala menghadapi Ekuador pada Minggu (13/10/2019).
Sebaliknya bagi tim besutan Joachim Loew laga itu setidaknya memberi kebugaran bertanding jelang melakoni lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Eropa 2020 bertandang ke Estonia pada Senin (14/10/2019) dini hari WIB. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey