Suara.com - Timnas Vietnam tengah dibayangi rekor buruk menjelang pertandingan melawan Timnas Indonesia dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Selasa (15/10/2019).
Timnas Vietnam selalu bernasib buruk ketika menghadapi Timnas Indonesia. Di pertandingan resmi, mereka tidak pernah meraih kemenangan selama 23 tahun terakhir.
Kemenangan terakhir The Golden Stars atas Timnas Indonesia terjadi pada 15 September 1996. Saat itu, Vietnam menang dengan skor 3-2 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Tiger (Piala AFF).
Namun, Park Hang-seo selaku pelatih Timnas Vietnam tidak terlalu peduli dengan rekor-rekor masa lalu tersebut. Ia optimis bisa meraih kemenangan atas Irfan Bachdim dan kolega.
"Saya tidak peduli dengan rekor masa lalu. Di Piala AFF 2018, Vietnam tidak bertemu, tetapi saya pernah pergi ke Indonesia untuk melihat mereka bermain," kata Park Hang-seo, dikutip dari Bongda.vn.
"Kami akan mempersiapkan yang terbaik yang kami bisa. Besok (hari ini-red) tim akan pergi ke Indonesia. Indonesia juga bermain kemarin, jadi kelelahannya sama," imbuh pelatih asal Korea Selatan itu.
Optimisme Park Hang-seo terbilang wajar. Sebab, Timnas Vietnam belum terkalahkan dalam dua pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Timnas Vietnam bermain imbang saat bermain di kandang Thailand. Kemudian, mereka menang 1-0 saat menjamu Malaysia. Torehan empat poin membuat The Golden Stars berada di posisi ketiga klasemen sementara.
Kondisi terbalik sedang dialami Timnas Indonesia. Walau memiliki catatan masa lalu yang superior atas Vietnam, performa anak asuh Simon McMenemy sedang kacau. Timnas Indonesia menelan tiga kekalahan dalam tiga laga beruntun.
Berita Terkait
-
Jam 3 Pagi di Bandara, Pemain Timnas Vietnam Segera Tiba di Bali
-
Timnas Indonesia Dihabisi UEA, Simon McMenemy: Kami Sudah Berusaha
-
5 Berita Hits: Belgia Lolos ke Piala Eropa 2020, Timnas Indonesia Dibantai
-
Setelah 40 Tahun, Perempuan Iran Akhirnya Ramaikan Pertandingan di Stadion
-
Bantai Timnas Indonesia, Striker UEA Cetak Rekor Langka
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026
-
Bukan Hadiah, Ini Misi PSSI Agar Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026