Suara.com - Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy mengatakan timnas Vietnam saat ini jauh berbeda. Menurut pelatih asal Skotlandia, permainan timnas Vietnam saat ini lebih berkembang.
Hal itu diungkapkan McMenemy jelang pertandingan timnas Indonesia kontra Vietnam di pertandingan keempat Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019).
McMenemy pun punya pengalaman berhadapan dengan Vietnam. Yaitu di tahun 2010 ketika dirinya masih melatih tim nasional Filipina.
"Vietnam tentu banyak berubah 3-4 tahun terakhir. Pada tahun 2010 permainan mereka mudah ditebak. Dulu, cara menghentikan mereka adalah dengan kerja keras," kata McMenemy dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.
Mantan pelatih Bhayangkara FC itu menjelaskan Vietnam berubah lantaran federasi sepak bola mereka memang fokus memperbaiki kualitas tim nasional.
"Mereka (federasi Vietnam) memberikan prioritas kepada tim nasional, terus pelatih juga baru. Mereka memberikan kesempatan tim nasional untuk lebih baik kedepannya."
"Mungkin pelatihnya ada gaya sendiri dan luar biasa. Tanpa mengurangi respek kepada Vietnam, liga domestiknya mereka tidak terlalu bagus, tetapi tim nasionalnya sangat bagus."
"Dari sini kita lihat federasi mereka memprioritaskan tim nasional untuk bisa berprestasi," pungkasnya.
Pertandingan kontra Vietnam merupakan pertandingan keempat timnas Indonesia di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebelumnya, mereka kalah dari Malaysia 2-3, Thailand 0-3, dan Uni Emirat Arab (0-5).
Baca Juga: Hadapi Timnas Indonesia, Vietnam Tanpa Nguyen Tuan Anh
Gagal mendulang poin di tiga pertandingan, timnas Indonesia saat ini terjebak di posisi kelima atau posisi juru kunci klasemen Grup G dengan nol poin.
Sementara Vietnam yang berhasil mendulang empat poin dari dua pertandingan, saat ini menduduki peringkat ketiga Grup G.
Berita Terkait
-
Dulu Musuh Bebuyutan Shin Tae-yong, Kini Park Hang-seo Mau Jadi Lawan Sandy Walsh
-
Park Hang-seo Comeback! Masuk Radar Klub Thailand, Ambisi Promosi ke Kasta Tertinggi Thai League
-
Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di SEA Games 2025 Sore Ini!
-
Bojan Hodak Masuk Kandidat Pelatih Timnas, PSSI Tak Belajar dari Sejarah Kelam Sebelum STY?
-
3 Pelatih Kelas Dunia yang Tolak Pinangan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?