Suara.com - PSM Makassar meraih hasil mengecewakan di pekan ke-23 Liga 1 2019. Menjamu Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (20/10/2019) malam WIB, PSM keok 0-1 berkat gol telat Marko Simic pada menit ke-86.
Usai laga, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengakui jika timnya layak kalah dan Persija layak meraih kemenangan.
Menurut pelatih berkebangsaan Swiss itu, skuat Macan Kemayoran --julukan Persija-- tampil dengan motivasi tinggi agar luput dari degradasi di akhir musim.
"Kalau kamu (wartawan) tahu jika orang bertarung untuk tetap bertahan hidup, maka mereka bisa melakukan apa saja yang ingin dilakukan. Mereka (Persija) layak menang kali ini," tutur Kalezic seperti dimuat Antara.
"Saya sudah sampaikan, Persija layak berada di peringkat lebih tinggi dari apa yang mereka tempati saat ini," sambung pelatih berusia 49 tahun itu.
Meski PSM kalah, namun Kalezic rupanya tak terlalu risau. Menurutnya, Zulham Zamrun dan kolega sejatinya dapat mengontrol penuh pertandingan.
"Saya cukup bangga dengan usaha yang diberikan pemain. Namun dengan satu tembakan saja yang mengarah ke gawang oleh Simic, kami kalah. Mengecewakan, tapi itu memang gol kelas dunia. Gol telat yang sekaligus mengakhiri perlawanan kami," tukas Kalezic.
Berita Terkait
-
Rivaldo Pakpahan Bungkam JIS, Tahan Persija 2-2 lalu Kirim Pesan Menyentuh untuk The Jakmania
-
Transformasi Fabio Calonego: Dari 'Tukang' Assist Jadi Mesin Gol Mematikan Macan Kemayoran
-
Fabio Calonego Bersinar di Persija, Mauricio Souza: Gol Itu Hadiah untuk Kerja Kerasnya
-
John Herdman Bisa Ketiban Sial dengan Kondisi Menyedihkan Mauro Zijlstra saat Ini
-
Persija Jakarta Krisis Clean Sheet Karena Hilang Fokus Menit Akhir
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Hafal Atmosfer Rizal Memorial, Ricky Kambuaya Siap Pimpin Dewa United Bungkam Manilla Digger
-
Justin Hubner Bersinar di Eredivisie, Legenda Belanda: Cocok Gabung PSV Eindhoven
-
Tiga Tahun Setelah Duel Panas di GBK, Alejandro Garnacho Diam-Diam Unfollow Asnawi Mangkualam
-
Bek Spanyol Kritik Rencana John Herdman Rekrut 2 Pemain Eropa Bela Timnas Indonesia
-
Transformasi Fabio Calonego: Dari 'Tukang' Assist Jadi Mesin Gol Mematikan Macan Kemayoran
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Razia Imigrasi, Gedung Putih Beri Jaminan Mengejutkan
-
Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
-
Paul Scholes Semprot Carrick Usai MU Tumbang dari Newcastle: 4 Laga Main Buruk!