Suara.com - Isak tangis keluarga dan sahabat-sahabatnya mengiringi pemakaman bek kanan timnas Indonesia U-16, Alfin Farhan Lestaluhu di kampung halamannya di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (1/11/2019).
Suasana duka yang mendalam tampak menyelimuti proses pemakaman Alfin Farhan Lestaluhu yang berlangsung di kawasan tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Baru, Desa Tulehu sekitar pukul 14.20 WIT.
Selain berita meninggalnya pemain timnas Indonesia U-16 Alfin Farhan Lestaluhu, berita lainnya dari dalam negeri adalah geliat menjelang Kongres PSSI besok.
Berikut lima berita pilihan yang sedang hangat dari kanal bola, Suara.com, Jumat (1/11/2019):
1. Pemakaman Alfin Lestaluhu Diiringi Isak Tangis Kerabat
Pemakaman bek kanan timnas Indonesia U-16, Alfin Farhan Lestaluhu di kampung halamannya di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon), Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (1/11/2019), diiringi isak tangis keluarga dan sahabat-sahabatnya.
Seperti dilansir Antara, suasana duka yang mendalam tampak menyelimuti proses pemakaman Alfin Farhan Lestaluhu yang berlangsung di kawasan tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Baru, Desa Tulehu sekitar pukul 14.20 WIT.
2. Penghormatan untuk Alfin Lestaluhu, Timnas U-16 akan Tanding di Ambon
Baca Juga: Tira-Persikabo Gagal Menang di 10 Laga, Persija Jakarta Tetap Waspada
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengaku sedih karena tidak bisa melihat mendiang Alfian Lestaluhu secara langsung saat dikebumikan.
Bima tidak bisa hadir dalam pemakaman Alfin lantaran ia baru saja memimpin skuat Timnas Indonesia U-16 melakukan pemusatan latihan, yakni pada 30 Oktober 2019 lalu.
3. Tuding Kongres Pemilihan PSSI Berat Sebelah, 9 Caketum Berkomitmen Hadir
Sebanyak sembilan calon ketua umum PSSI periode 2019-2023 berkomitmen hadir di kongres pemilihan PSSI yang dihelat pada 2 November 2019 meski mengkritik pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami akan mengikuti kongres tanggal 2 November besok. Namun kami berharap pemerintah dan FIFA memastikan kongres berjalan sesuai Statuta FIFA,” ujar juru bicara sembilan calon ketua umum PSSI tersebut, Fary Djemy Francis, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Berita Terkait
-
Pulih dari Cedera, Catur Pamungkas Siap Kembali Bela Persebaya Surabaya
-
Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Big Match Pembuka Pekan, Ini Link Live Streaming Borneo FC vs Persebaya Surabaya
-
Nova Arianto Ungkap Kriteria Pemain yang Dicari untuk Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford
-
Persib Bandung Punya Sembilan Laga Sisa, Jupe: Fokus Laga demi Laga
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
Membedah Taktik 4-4-2 Hybrid John Herdman, Efektif Bawa Timnas Indonesia Hajar Bulgaria?
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK