Suara.com - Bhayangkara FC sementara unggul 1-0 atas Madura United di babak pertama pada pertandingan pekan ke-28 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Jumat (22/11/2019).
Madura United mencoba menekan di awal pertandingan namun masih dapat diredam para pemain belakang Bhayangkara FC. Meski ditekan namun Bhayangkara FC dapat memimpin lebih dulu 1-0 di menit keempat.
Bruno Matos yang mendapatkan bola dari serangan Madura United langsung melepaskan tendangan dari tengah lapangan dan masuk ke dalam gawang. Sementara kiper Satria Tama Hardianto berada terlalu ke depan sehingga tak mampu menghalau bola tersebut.
Madura United pun mencoba untuk menyamakan kedudukan namun usaha Greg Nwokolo dan kawan - kawan masih belum membuahkan hasil. Sebuah tendangan keras Marckho Sandy ke tiang jauh masih melebar di menit ke-12.
Begitu juga usaha yang dilakukan oleh Alfath Fathier tendangannya masih berada di atas gawang Bhayangkara FC di menit ke-16. Sementara Bhayangkara FC masih tetap mencoba membuka serangan namun tusukan yang dilakukan oleh Matos masih dapat diamankan Satria Tama.
Bruno Matos beberapa kali menyulitkan pertahanan Madura United namun belum mengubah kedudukan. Sementara ancaman Madura United lewat sepakan Andik Vermansah masih dapat diamankan dengan baik oleh kiper Wahyu Tri Nugroho di menit ke-30.
Kedua tim sama - sama membuka serangan. Peluang Bhayangkara FC lewat sundulan Lee Yujun menyambut sepak pojok Bruno Matos masih melambung. Skor 1-0 bagi keunggulan Bhayangkara FC bertahan hingga turun minum.
Susunan pemain:
Madura United (4-3-3): 88-Satria Tama Hardianto; 6-Andik Rendika, 23-Kadek Maheswara, 5-Jaimerson Xavier, 22-Marckho Sandy; 4-Asep Berlian, 10-Slamet Nurcahyono, 16-Alfath Fathier; 9-Aleksandar Rakic, 11-Greg Nwokolo, 27-Andik Vermansah.
Baca Juga: Curi Tiga Poin di Pakansari, Banur Senang PSIS Jauhi Zona Merah
Bhayangkara FC (4-4-2): 1-Wahyu Tri Nugroho; 2-Putu Gede, 27-Indra Kahfi, 31-Arif Setiawan, 28-Alsan Sanda; 8-M Hargianto, 17-Muhamad Nur Iskandar, 19-T. M. Ichsan, 89-Lee Yujun; 33-Bruno Matos, 99-Herman Dzumafo.
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya