Suara.com - Liverpool hanya bermain imbang 1-1 melawan Napoli di Anfield pada lanjutan Grup E Liga Champions, Kamis (28/11/2019) dini hari WIB. Hasil ini tentu di luar dugaan, mengingat The Reds dijagokan menang pada laga tersebut.
Jurgen Klopp selaku nakhoda Liverpool, menyatakan bahwa timnya memang tidak menampilkan permainan terbaik. Ia mengaku kepayahan dengan strategi yang diterapkan Partenopei yang cenderung bertahan.
Bagaimana tidak, Liverpool yang mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 72%, malah kebobolan lebih dulu lewat gol Dries Mertens. Beruntung, The Reds sanggup menyamakan kedudukan di babak kedua lewat sundulan Dejan Lovren.
''Bagaimana Napoli menyusun pola, sangat membantu mereka mencetak gol. Mereka juga bisa mengikuti rencana permainan sampai akhir. Kami memang tak tampil sempurna, tapi kami menempatkan mereka dalam tekanan,'' ujar Klopp, seperti dilansir dari Sportskeeda.
''Saya tak senang dengan 15 menit terakhir babak pertama. Babak kedua berjalan intens dan tentu saja tidak mudah, mereka sungguh mempertahankan gol yang mereka punya. Kami tidak mendapatkan peluang-peluang besar,'' imbuhnya.
Dengan hasil imbang ini, Liverpool pun diwajibkan menang saat melakoni laga terakhir melawan Salzburg. Sebab andai kalah, posisinya bisa saja digeser dan terancam tidak lolos ke babak 16 besar.
Liverpool kini telah mengoleksi 10 poin dari lima laga. Mohamed Salah dan kolega hanya terpaut satu angka dari Napoli di posisi kedua, serta tiga angka dari Salzburg di peringkat tiga.
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
-
Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II
-
Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif