Suara.com - Perjuangan Inter Milan untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions Eropa 2019/2020 harus terhenti di penyisihan grup. Butuh kemenangan, La Beneamata justru keok di kandang sendiri dari Barcelona dengan skor 1-2.
Barcelona sempat unggul melalui gol Carles Perez di menit 23. Namun kemudian berhasil disamakan melalui gol Romelu Lukaku di menit 44.
Gol kemenangan Barcelona akhirnya dicetak oleh pemain 17 tahun, Ansu Fati melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-87.
Dengan hasil ini, Inter gagal melaju ke babak 16 besar menemani Barca yang sudah memastikan diri lolos sebagai pemuncak grup F.
Di mana sejatinya, Inter hanya butuh menang dengan berapapun skor. Sayang, badai cedera yang menimpa para pemainnya menjadikan anak-anak asuh Antonio Conte kesulitan, khususnya saat pertandingan babak kedua.
Tim lain yang memastikan lolos di grup F adalah Borussia Dortmund di mana pada pertandingan yang sama menang 2-1 atas Slavia Praha.
Jalannya pertandingan
Sudah memastikan diri lolos, Barcelona turun tanpa pemain bintannya Lionel Messi. Sementara Luis Suarez masuk daftar cadangan.
Di kubu tuan rumah, Inter juga tak bermain full tim, badai cedera menjadikan Antonio Conte selalu menurunkan pemain yang sama hampir di setiap pertandingan.
Baca Juga: Hattrick Milik Antar Napoli Temani Liverpool ke 16 Besar Liga Champions
Butuh kemenangan, anak-anak Inter langsung menggebrak di babak pertama. Masuk menit 10, tembakan keras Lukaku berhasil diblok kiper Barcelona Neto.
Dua menit berselang giliran Barca merespon melalui pergerakan apik Moussa Wague. Sayang, tendangannya masih melebar di atas mistar gawang.
Di menit 18, Inter nyaris unggul andai tendangan keras Cristiano Biraghi tak ditepis Neto.
Berkali-kali menyerang, justru Inter kebobolan terlebih dahulu lewat sepakan striker muda Spanyol Carles Perez di menit 23. Bermula dari umpan datar jauh Ivan Rakitic bola disambut Arturo Vidal di kotak penalti Inter yang langsung mengumpan ke arah Perez. Nama terakhir langsung melepas tendangan keras dan gol! 0-1 Barca memimpin.
Tertinggal 0-1 membuat pemain Inter Milan mencoba meningkatkan intensitas serangan. Hingga di menit 44 sebuah tendangan keras kaki kiri Romelu Lukaku sukses mengoyak jala Neto.
Gol berawal dari umpan jauh yang dilepas Stevan de Vrij, bola berhasil ditahan oleh Lautaro Martinez yang langsung menyodorkan bola ke arah Lukaku. Striker Belgia itu langsung melepas tendangan keras dari luar kotak penalti, bola sempat terdefleksi dan berbelok masuk. Skor berubah 1-1 bertahan hingga turun minum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati