Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho melarang para pemainnya menonton rekaman pertandingan antara Spurs kontra Bayern Munich di matchday kedua Grup B Liga Champions pada awal Oktober 2019, di mana saat itu tim berjuluk The Lilywhites dipermalukan 2-7 di kandang sendiri. Ketika itu, Tottenham masih ditukangi Mauricio Pochettino.
Mourinho yang menggantikan Pochettino pada bulan lalu mengaku telah menyaksikan rekaman pertandingan, dan meminta para pemain Spurs melupakan pertandingan yang berakhir memalukan tersebut.
"Saya larang satu pun gambar itu," kata Mourinho dalam jumpa pers jelang pertandingan, Selasa (10/12/2019).
"Saya sudah menyaksikannya beberapa kali. Saya, staf dan analis sudah mengupas segala aspek dari pertandingan itu tetapi tak ada satu pun gambar untuk para pemain. Tidak. Tidak boleh."
"Ada cara tertentu yang kami coba mainkan sepak bola dan coba kembangkan prinsip bermain kami dan kami sepenuhnya fokus kepada kami," sambung Mourinho seperti dikutip Reuters.
Kedua tim sudah memastikan diri lolos ke fase gugur dan Mourinho yang tidak membawa Dele Alli, Serge Aurier, Harry Kane dan Jan Vertonghen ke Jerman, menyatakan akan menggunakan pertandingan itu sebagai pertimbangan dalam memilih pemain.
"Saya tiba di pertengahan musim, tanpa empat, lima, enam pekan untuk bekerja dan tahu para pemain. Jadi kami harus melakukan segala hal saat kami berlari," ujar Mourinho.
"Sangat penting bagi saya bahwa pemain-pemain bisa dilatih dan terbuka. Saya kira anak-anak butuh saya dan tugas saya adalah membantu mereka."
Pertandingan antara Bayern Munich vs Tottenham Hotspur akan digelar di Allianz Arena, Kamis (12/12/2019) dini hari WIB.
Baca Juga: Prediksi Bayern Munich Vs Tottenham Hotspur, Misi Kembalikan Harga Diri
Berita Terkait
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026
-
Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara