Suara.com - Beredar kabar jika pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019), akan menjadi laga perpisahan Bambang Pamungkas. Legenda hidup Persija itu disebutkan akan mengakhiri karier sebagai pesepakbola di musim ini.
Kabar tersebut mencuat sejak Minggu (15/12/2019). Media sosial Persija mengunggah kabar yang mengindikasikan pemain yang akrab disapa Bepe itu akan gantung sepatu.
Dalam unggahan pertama di Instagram Persija @persijajkt diperlihatkan sebuah video Bepe sedang memakai sepatu. Di unggahan tersebut dituliskan 'almost there' yang memiliki arti hampir sampai.
Tidak sampai di situ, Instagram Persija kembali memposting foto Bepe dengan caption 'Laga Home Pamungkas' beberapa jam setelah unggahan pertama. Belum jelas maksud dari postingan misterius tersebut karena manajemen Persija dan yang bersangkutan belum mau buka suara.
Pelatih Persija Edson Tavares bahkan baru tahu permasalahan ini Senin (16/12/2019) pagi. Tavares akan menyiapkan sesuatu yang istimewa di laga perpisahan tersebut.
"Saya baru tahu pagi ini dia akan pensiun. Pertama kali saya bertemu Bepe tahun 2001, waktu saya di China melawan Indonesia. Babak pertama indonesia menang 1-0, tapi kalah 1-2 di babak kedua," cerita Tavares dalam jumpa pers jelang pertandingan.
"Saya bertemu Bepe lagi tahun 2004/2005 ketika saya melatih Vietnam melawan indonesia. Bepe main, dia itu pemain besar. Saya berharap klub mempertahankan posisinya di klub karena akan sangat menguntungkan," ucapnya.
"Saya tidak punya waktu untuk persiapan laga besok untuk berikan sesuatu untuk Bepe. Lihat saja besok bagaimana membuat Bepe bahagia mengakhiri karier," ucap pelatih asal Brasil tersebut.
Baca Juga: Persija Jakarta Vs Persebaya, Aji Santoso Harap Jakmania Padati SUGBK
"Saya baru mendengar pagi ini. Jadi otak saya masih berproses. Duet Bepe dan Marko (Simic) di depan akan jadi masalah, karena akan ada sembilan pemain berlari. Besok akan kami cari tahu solusinya," pungkasnya.
Bepe bergabung dengan Persija pada musim 1999-2000. Pemain yang identik dengan nomor 20 itu sudah menyumbangkan dua gelar Liga Indonesia untuk tim berjuluk Macan Kemayoran.
Berita Terkait
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Kabar Baik untuk Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya, Gelandang Rp17,38 Miliar Siap Comeback
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi