Minamino lebih dulu memperkecil ketertinggalan dengan mencetak gol lewat tendangan voli menyambut umpan silang Hwang Hee-chan pada menit ke-56.
Lantas empat menit kemudian Minamino melepaskan umpan tarik yang mudah saja disontek Erling Haaland untuk mengubah kedudukan menjadi 3-3.
Alih-alih marah-marah karena rusaknya konsentrasi para pemain Liverpool yang membiarkan keunggulan dua gol raib begitu saja, Klopp malah terlihat tersenyum di tepi lapangan.
Liverpool pada akhirnya bisa memenangi pertandingan berkat gol kedua Mohamed Salah di pertandingan itu. Namun senyum Klopp menjadi salah satu sorotan dalam analisis purnalaga.
Banyak pihak setuju bahwa senyum Klopp muncul sebagai bukti bahwa pelatih asal Jerman itu memang penikmat sepak bola sejati, yang bahkan bisa menikmati situasi kejar mengejar meski timnya terancam dirugikan.
Ada juga yang menghubung-hubungkan senyum Klopp kepada sosok Haaland, remaja yang mendapat sorotan dari tim-tim elit Eropa atas kemampuannya menyarangkan bola ke gawang lawan.
Namun, jika mempertimbangkan apa yang terjadi hari ini, sungguh wajar jika ada orang yang memaknai senyum Klopp pada malam itu sebagai sebuah kesenangan menyaksikan Minamino beraksi di Anfield.
Paket Kilat dari Qatar
Klopp tidak berada di pusat latihan Liverpool di kawasan Melwood ketika Minamino rampung melakukan perkara normatif kepindahannya berupa sesi foto maupun wawancara perdana. Minamino hanya bertemu Fabinho, tetapi pesan dari Klopp tiba dengan paket kilat dari Qatar.
Baca Juga: Jurgen Klopp Beberkan 4 Kelebihan Takumi Minamino
"Ini sungguh kabar yang menggembirakan, rekrutan yang luar biasa. Kami sangat, sangat senang tentang ini," kata Klopp dilansir Antara dari laman resmi Liverpool setelah pengumuman kedatangan Minamino.
"Suporter kami sudah berkesempatan menyaksikannya dari dekat baru-baru ini, jadi saya tidak perlu menyebut satu per satu kemampuan Minamino yang sudah mereka lihat sendiri," ujar manajer asal Jerman.
Liga Champions dan Firmino
Minamino punya kemampuan serbabisa untuk mengisi hampir semua posisi di lini depan sebuah tim, sebagaimana dilakukannya selama lima tahun membela Salzburg dan menjuarai Bundesliga Austria setiap musimnya.
Di Liga Champions musim ini, Minamino lebih banyak beroperasi di sisi lapangan sebagai winger atau mengisi posisi false nine. Kemampuan yang pada akhirnya mengantarkan pemain Jepang 24 tahun itu ke Anfield.
Catatan itu jelas berpeluang untuk bertambah, mengingat regulasi anyar UEFA menghapuskan aturan cup-tied atau pemain yang sudah tampil di klub lain untuk membela klub barunya di Liga Champions selepas bursa transfer Januari.
Berita Terkait
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Gol Semata Wayang, Virgil van Dijk Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool atas Sunderland
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka