Suara.com - Lewat akun Instagram pribadinya, @ruben_k.sanadi14, Ruben Sanadi berpamitan dari Persebaya. Ruben memastikan tak memperpanjang kontraknya di Persebaya untuk Liga 1 2020.
"Terima kasih banyak kepada presiden klub bapak Azrul Ananda dan keluarga," tulisnya di akun instragram yang diposting pada Sabtu (11/1/2020) pagi.
Selain itu, pemain yang musim lalu dipercaya sebagai kapten tim tersebut juga berterima kasih kepada suporter Persebaya bonek-bonita, pelatih kepala, asisten pelatih, sesama pemain, ofisial dan semua yang terlibat di tim.
Kakak Ruben, sapaan akrabnya, juga berdoa dan berharap Persebaya lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya serta meminta maaf secara pribadi bila ada tingkah laku dan ucapan yang kurang baik selama bersama Persebaya.
"Masuk pintu baik-baik dan keluar pun harus dengan baik-baik. Akhir kata izinkan saya dan keluarga berpamitan semoga Tuhan memberkati kita semua. Salam satu nyali wani," tulis pemain yang berposisi sebagai bek kiri tersebut seperti dikutip Antara.
Pada postingan yang menampilkan foto seluruh tim sesaat sebelum laga terakhir musim lalu tersebut dibanjiri ribuan komentar dari warganet yang mayoritas ucapan terima kasih dari pencinta Persebaya.
Ruben Sanadi telah berkontribusi banyak di sisi kiri pertahanan Persebaya selama dua musim sejak 2018. Bahkan perannya hampir tak tergantikan, yaitu mencatatkan 28 penampilan di Liga 1 tahun 2018 dan 30 laga di Liga 1 2019.
Kontribusi terakhirnya untuk Bajul Ijo, julukan Persebaya, yakni saat memberikan assist ke David Da Silva di laga terakhir Liga 1 musim lalu melawan Badak Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya yang berkesudahan dengan skor 2-1.
Umpan matang yang dikonversikan menjadi gol melalui tandukan kepala David Da Silva tersebut sekaligus mengantarkan Persebaya bertengger di posisi kedua klasemen akhir Liga 1 2019.
Baca Juga: Hadapi Persis Solo, Aji Santoso Minta Pemain Persebaya Main Serius
Sementara itu, beberapa waktu lalu pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku telah bertemu dan berbicara dengan Ruben.
"Saya sangat respek kepada Ruben, dia memiliki pribadi sangat baik, tanggung jawab. Kalau seandainya Ruben Sanadi tidak di Persebaya, ya mudah-mudahan dia bisa sukses di tempat lain. Yang jelas anak ini istimewa," katanya.
Berita Terkait
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?