Suara.com - Manajer dan pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mulai menerapkan teknologi sains olahraga (sport science) pada hari ketiga pemusatan latihan timnas U-19 di Alpine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand, Kamis (23/1/2020).
“Kami juga mengadakan tes fisik untuk para pemain. Hasilnya, cukup memuaskan. Akan terus ditingkatkan sepanjang pemusatan latihan di sini. Penggunaan GPS untuk tes fisik juga digunakan," ujar Shin Tae-yong dilansir Antara dari laman resmi PSSI.
Selain mendatangkan tim fisik dari Korea Selatan, Shin juga menggunakan GPS Sport Vest yang dipasang di dada para pemain. Alat tersebut diklaim penting untuk mendata ketahanan fisik para pemain.
GPS Sport Vest merupakan teknologi yang digunakan untuk memaksimalkan performa atlet. Alat tersebut juga diklaim dapat meminimalisasi terjadinya cedera serta mendukung proses pemulihan cedera.
Alat tersebut bekerja dengan cara mengirimkan data pergerakan pemain, jarak tempuh berlari, dan kecepatan. Data tersebut kemudian dikirim ke aplikasi yang terhubung dengan ponsel pintar (smartphone).
Untuk membentuk skuat yang fit, bugar, dan bebas cedera saat menghadapi pertandingan nanti, tim juga mendatangkan dokter, ahli fisioterapi dan rehabilitasi, ahli relaksasi, ahli gizi, psikolog serta peneliti.
“Dalam pemusatan latihan ini kami para pelatih menerapkan program untuk meningkatkan daya tahan fisik pemain, seperti yang saya katakan di awal saya menjadi pelatih tim nasional Indonesia, saya akan fokus di situ," kata Shin.
Garuda Muda akan berada di Thailand selama 12 hari, mulai dari 12 Januari hingga 1 Februari untuk menjalani program latihan, Training Center (TC), dan laga uji coba.
Baca Juga: Shin Tae-yong Mulai Benahi Kualitas Operan Timnas Indonesia U-19
Berita Terkait
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia
-
Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, Satu Negara Pesaing Resmi Mundur
-
Dapat Gaji Besar di Super League, Pemain Keturunan Rela Alami Kemunduran Karier
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Ragnar Oratmangoen Batal Gabung Persib Bandung?
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia