Suara.com - Romelu Lukaku yakin jika ia mengambil keputusan tepat dengan meninggalkan Manchester United di akhir musim 2018/19 dan hijrah ke Inter Milan.
Sebagaimana diketahui, Lukaku yang dibeli Manchester United di era Jose Mourinho pada tahun 2017, gagal bersinar. Menyusul pemecatan Mourinho, Lukaku pun tidak mendapat tempat di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.
Lukaku resmi bergabung dengan Inter Milan pada 8 Agustus 2019. Dibeli seharga 80 juta euro, Lukaku meneken kontrak berdurasi lima musim bersama Nerazzurri.
"Saya ambil keputusan sekitar bulan Maret. Saya mendatangi manajer dan berkata jika sudah saatnya untuk mencari sesuatu yang baru. Performa saya turun dan saya tidak bermain. Jadi berpisah adalah jalan terbaik," ungkap Lukaku.
"Saya pikir itu keputusan yang tepat," sambungnya seperti dikutip Sky Sports.
"Manchester United membuat jarak ke pemain muda untuk bisa tampil (di tim senior). Jadi saya pikir itu adalah win-win solution bagi kami. Musim lalu sangat sulit bagi saya, karena semua hal tidak berjalan sesuai dengan ekspektasi dan performa saya buruk."
Di bawah asuhan pelatih Antonio Conte, Lukaku kembali menemukan ketajamannya di Inter Milan. Dari 26 pertandingan di semua kompetisi, Lukaku sudah mengemas 18 gol dan 4 assist.
Kembali bisa diandalkan, pemain asal Belgia itu mengaku semuanya berkat Conte. Menurutnya, cara Conte menangani para pemain tidak hanya membuat dirinya yang berkembang, tapi juga pemain lain.
"Manajer (Conte), dia berbicara langsung kepada pemain jika berbuat kesalahan. Itu sangat berarti bagi saya. Dia memupuk motivasi saya. Dia melakukan itu ke semua pemain, tidak peduli siapapun," kata Lukaku.
Baca Juga: Hebat! Lukaku Cetak Gol Cepat dengan Waktu 21 Detik
"Semua pemain sama (di mata Conte). Anda bekerja dan berlatih keras, maka Anda akan bermain. Jika Anda tidak melakukan apa yang dia perintahkan, maka Anda tidak akan bermain. Dengan begitu Anda akan mengetahui posisi Anda."
"Itu yang membuat saya sangat menghormatinya," tegas pemain 26 tahun.
Mengantongi 47 poin dari 20 pertandingan, Inter Milan saat ini berada di posisi dua klasemen sementara Serie A. Hanya tertinggal empat poin dari Juventus yang berada di puncak klasemen, Inter sangat berpeluang untuk meraih Scudetto pertamanya sejak tahun 2010.
Berita Terkait
-
Kabar Buruk Buat Carrick, Patrick Dorgu Menepi 10 Pekan dari Manchester United
-
Sanksi FA Hantui Matheus Cunha Usai Selebrasi Kasar Saat Manchester United Bungkam Arsenal
-
Youssef En-Nesyri Batal ke Juventus, Bianconeri Bidik Joshua Zirkzee
-
Bursa Transfer Liga Inggris Memanas di Pekan Terakhir: Cole Palmer Buka Peluang ke MU
-
Harry Maguire Bongkar Rahasia Carrick Bangkitkan MU, Sebut Cunha Pemain Paling Beda di Lapangan
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
John Herdman Pantau Langsung Super League 2025 Demi Cari Asisten Pelatih dan Pemain Berbakat
-
4 Alasan Sebenarnya Emil Audero Tak Pulang Bareng Bus Cremonese
-
Kabar Buruk Buat Carrick, Patrick Dorgu Menepi 10 Pekan dari Manchester United
-
Media Italia Bela Emil Audero Terkait Rumor Tertinggal Bus Tim Setelah Pertandingan Serie A
-
Penampakan Shin Tae-yong di Indonesia Arena, Nonton Serius Duel Timnas Futsal vs Korsel
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou