Suara.com - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri tampak kecewa dengan kekalahan skuatnya atas Hellas Verona. Sempat unggul namun Juventus akhirnya harus mengakui keunggulan Verona 2-1 di pekan ke-23 Liga Italia.
Bertandang ke Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (9/2/2020) dinihari WIB, Juventus sempat mendapatkan perlawanan ketat Verona dan tidak ada gol tercipta di babak pertama.
Di babak kedua, Juventus menambah tekanan ke Verona dan sempat memimpin lewat gol Cristiano Ronaldo di menit ke-65. Namun Verona mampu memberikan perlawanan.
Tuan rumah akhirnya mampu membalikkan kedudukan lewat gol Fabio Borini di menit ke-76 dan penalti Giampaolo Pazzini di menit ke-86.
Ini adalah kekalahan ketiga mereka di Serie A musim ini setelah sebelumnya dari Lazio dan Napoli. Usai pertandingan, Maurizio Sarri tidak dapat memyembunyikan kekecewaannya atas hasil ini.
"Kami memiliki masalah yang harus kami selesaikan, karena kami terus membuang poin dengan sikap yang dangkal," kata Sarri seperti dilansir Football Italia. setelah kalah dari Hellas Verona.
"Kami bertahan dengan baik, membentur tiang gawang dua kali, memimpin, tetapi tidak bisa kehilangan poin dengan kesalahan lunak seperti itu," keluhnya.
"Gol pertama tidak bisa dijelaskan, jika kami ingin Juventus memenangkan pertandingan, kita tidak bisa terus membuat kesalahan yang disebabkan oleh sikap yang dangkal."
"Verona layak menang, karena mereka agresif dari awal hingga akhir dan kami tahu mereka akan melakukannya. Kami sadar penting untuk bertahan 25 menit di awal dan kami kemudian memiliki peluang."
"Kami melakukan semua itu, tetapi kemudian membuang poin-poin itu dengan mudah dan itu adalah kebiasaan yang benar-benar perlu kita singkirkan," pungkas Sarri.
Baca Juga: Prediksi Inter Milan vs AC Milan di Liga Italia Malam Ini
Meski kalah dari Verona, Juventus masih memimpin klasemen Liga Italia. Namun Inter Milan berpeluang menyalip Juventus jika menang lawan AC Milan pada Senin (10/2/2020) dini hari WIB besok.
Berita Terkait
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
3 Kerugian Emil Audero jika Gabung Juventus, Lebih Baik Bertahan di Cremonese
-
3 Keuntungan Juventus jika Merekrut Kiper Timnas Indonesia Emil Audero
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League