Suara.com - Persita Tangerang resmi mengubah logo klub menjelang Liga 1 2020. Logo baru tim berjuluk Pendekar Cisadane itu kini tampak lebih simpel dan modern.
Persita pun telah mengumumkannya di Instagram resmi klub pada Rabu (26/2/2020). Mereka berharap logo baru ini bisa menjadi titik awal Persita dalam menuju tim yang profesional.
"Sejarah baru terukir hari ini saat logo baru Persita Tangerang resmi diluncurkan lada 26 Februari 2020," tulis Persita.
"Semoga logo ini menjadi semangat baru tim Persita Tangerang serta menjadikan Persita sebagai tim yang lebih profesional di sepak bola Indonesia," imbuhnya.
Namun, ada yang aneh dalam logo baru Persita. Logo baru ini sebelumnya tidak ada dalam empat logo teratas yang terpilih dalam pemilihan.
Sebaga informasi, sebelum meresmikan logo baru, Persita melakukan pemilihan terhadap empat calon logo baru klub. Pemilihan itu telah ditutup sejak 11 Desember 2019.
Hanya saja, logo baru Persita tidak ada dalam empat logo yang dipamerkan sebelumnya. Kuat dugaan logo baru tersebut merupakan perpaduan antara logo pertama dan kedua.
Terlepas dari itu, apa yang dilakukan Persita patut diapresiasi. Pasalnya, sangat jarang klub di Indonesia yang berani meng-upgrade logo yang telah dipakai sejak lama.
Baca Juga: Bojan Hodak Nilai Yakob Sayuri Layak Masuk Timnas Indonesia, Tapi...
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan