Suara.com - Klub promosi Liga 1 2020, Persik Kediri akan segera meresmikan penyerang asal Serbia, Nikola Asceric sebagai rekrutan terbaru mereka.
Sebelum merapat ke Persik, Asceric sempat memperkuat FK Macva Sabac di Liga Super Serbia, kompetisi kasta tertinggi di negara tersebut.
Kabar merapatnya striker berusia 28 tahun itu ke Tim Macan Putih --julukan Persik Kediri-- memang ramai dibicarakan di media sosial Twitter hari ini.
Ini bermula dari cuitan akun @Indostransfer yang mengklaim jika kabar bergabungnya Asceric ke Persik telah terkonfirmasi.
"CONFIRMED! Persik Kediri pastikan ikat kontrak Striker asal Serbia, Nikola Asceric (28)," cuit @Indostransfer.
"Sebelum gabung Persik, Asceric bermain untuk klub kasta tertinggi Liga Serbia, FK Macva Sabac dengan catatan 1 gol dari 18 kali penampilan di kompetisi resmi musim 2019/2020."
Saat dimintai konfirmasi, Sekretaris Umum Persik Kediri, Arief Priyono enggan berkomentar banyak. Arief hanya berjanji jika pihaknya akan segera memberikan keterangan kepada media.
"Nanti diberikan keterangan resmi," kata Arief melalui WhatsApp kepada Suara.com.
Yang menarik, meski perwakilan klub masih diam seribu bahasa, namun akun Twitter resmi Persik, @tweetPersik, sedikit banyak telah mengonfirmasi perekrutan Asceric.
Baca Juga: Sedang Berlangsung, Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Persela
Merespons cuitan @Indostransfer tersebut, akun Twitter resmi Persik membeberkan jika Asceric bahkan telah hadir di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, di mana Persik memang sukses menahan imbang tuan rumah Persebaya Surabaya 1-1, pada laga pembuka Liga 1 2020, Sabtu (29/2/2020) malam kemarin.
Well, jika Asceric benar merapat, maka Persik jelas akan mendapatkan tambahan amunisi penting di lini depan mereka untuk mengarungi musim 2020 ini.
Sang bomber memang diproyeksikan untuk mengisi posisi eks striker Timnas Slovenia, Patrik Bordon, yang dipulangkan manajemen Persik beberapa waktu lalu
Keputusan tersebut diambil setelah dokter memvonis Bordon cedera ACL dan MCL. Hal itu terungkap usai Bordon menjalani tes medis dan tes MRI di Kediri.
Kontributor : Usman Hadi
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Berapa Nilai Transfer Elkan Baggott ke Millwall FC? Tembus Rekor Pribadi!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan