Suara.com - Tidak bisa dipungkiri Persija Jakarta kini menjadi salah satu tim yang kuat. Untuk mengarungi musim 2020, mereka kini dihuni oleh banyak pemain-pemain berkelas.
Dari mulai Otavio Dutra, Alfath Faathier, Rafli Mursalim, Marco Motta, Marc Klok, Evan Dimas, dan Osvaldo Haay merapat ke Persija pada musim ini. Ditambah pemain-pemain lama seperti Andritany Ardhiyasa, Riko Simanjuntak, Rohit Chand, dan Marko Simic kini Persija dijuluki Los Galacticos.
Namun, pelatih Persija Sergio Farias ternyata tidak senang dengan julukan tersebut. Ia membantah kalau timnya banyak diisi oleh pemain-pemain bintang.
Pelatih asal Brasil itu menyebut tak ada pemain bintang di Persija, yang ada adalah pemain pintar. "Tidak ada banyak bintang di Persija, semua pemain sama. Yang bintang di sini presiden kita (Mohamad Prapanca)," kata Farias.
"Saya katakan kepada pemain untuk bisa menang di dalam pertandingan, tapi kita bisa kalah juga. Kami tak punya pemain bintang, tapi punya pemain pintar yang tahu apa yang harus dilakukan di lapangan," jelasnya.
Lebih lanjut, eks pelatih Pohang Steelers itu berbicara terkait insiden Sandi Sute. Di mana Sandi kesal setelah ditarik keluar di menit-menit awal pertandingan saat berhadapan dengan Borneo FC di pekan pertama Liga 1 2020 lalu.
"Ada sedikit kesalahan soal Sandi. Tapi dia sudah minta maaf dengan direksi, pengurus, dan juga Jakmania. Sudah clear masalah ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta
-
Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel
-
Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri
-
3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus
-
Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'