Suara.com - Jurgen Klopp menolak menyalahkan Adrian atas kekalahan Liverpool dari Atletico Madrid di Liga Champoions. Namun, Klopp mengakui bahwa kesalahan kiper itu memiliki "dampak besar".
Laju juara bertahan Liga Champions, Liverpool berakhir di babak 16 besar. The Reds kalah 2-3 dari Atletico saat perpanjangan waktu di Anfield sehingga mereka tersingkir karena Atletico unggul agregat 4-2.
Liverpool sempat tampil menjanjikan setelah sempat memimpin lewat gol Georginio Wijnaldum dan Roberto Firmino, namun hanya karena izin yang buruk dari Adrian untuk mengarah ke tujuan Marcos Llorente untuk Atletico.
Namun blunder Adrian di menit ke-97 menjadi awal kebangkitan Atletico. Kiper asal Spanyol itu gagal membuang bola dengan sempurna hingga bola dikuasai Joao Felix. Marcos Llorente kemudian menghukum Adrian dengan gol ke pojok kiri gawang.
Llorente kemudian mencetak gol kedua pada menit ke-105 dan Alvaro Morata membalikkan kedudukan 3-2 untuk Atletico pada menit ke-120. Hasil tersebut membuat Liverpool melepaskan peluang mempertahankan gelar juara Liga Champions.
Meskipun Adrian melakukan kesalahan, Klopp tidak mau menyalahkannya. Namun manajer Liverpool ini mengatakan bahwa kiper 33 tahun menyadari kesalahanya "Dia laki-laki dan dia tahu seperti itu," ujarnya seperti dilansir Sportskeeda.
"Kami tak akan menyalahkannya untuk sesaat - apa yang Anda lakukan, Saya tidak tahu, tetapi tetaplah hormat, itu akan sangat menyenangkan karena ia tak ingin melakukan itu," kata Klop,p
"Ia menyelamatkan kami dalam banyak momen saat bermain. Karena sejak dia ada di sini, dia memiliki penampilan yang super," ujar manajer asal Jerman ini
"Gol ini tidak membantu malam ini, tetapi itulah yang terjadi. Saya katakan, jika Anda kalah di pertandingan, Anda selalu kalah karena beberapa alasan [berbeda]. Malam ini, ini bukan saat kami kalah dalam permainan, tetapi itu memiliki dampak besar."
Baca Juga: Video: Neymar Tirukan Selebrasi Eling Halaand usai Jebol Gawang Dortmund
"Kami seharusnya tidak mengatakan seperti ini karena itu sudah jelas, tapi itu saja. Kami kebobolan lebih banyak gol setelah itu dan kami tidak mencetak gol dalam situasi lain. Kami punya banyak alasan mengapa kami tidak lolos," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada