Suara.com - Ada faktor kesalahan dari Adrian San Miguel di balik kekalahan Liverpool di Liga Champions musim ini. Ya, kiper 33 tahun itu membuat blunder fatal sehingga gawangnya kebobolan oleh pemain Atletico Madrid.
Seperti diketahui, Liverpool kalah dari Atletico Madrid dengan skor 2-3 pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. The Reds sejatinya sempat unggul lebih dulu di babak pertama lewat gol Georginio Wijnaldum menit ke-43.
Skor 1-0 bagi keunggulan Liverpool di waktu normal ini membuat laga harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Pasalnya agregat kedua tim menjadi 1-1.
Roberto Firmino pun hadir memberikan harapan besar kepada pendukungnya. Ia memperbesar keunggulan Liverpool menjadi 2-0 di perpanjangan waktu, menit ke-94.
Namun, Adrian yang sejatinya tak mendapat banyak tekanan justru tampil mengecewakan. Ia membuat blunder fatal yang berakibat gol pertama Atletico Madrid lewat aksi Marcos Llorente.
Bermula dari kesalahan mengirimkan umpan balik ke rekannya, bola justru mengarah ke Joao Felix. Felix yang berdiri bebas lantas mengoper ke Llorente, kemudian diakhir dengan tendangan keras ke pojok kiri gawang Adrian.
Tak berselang lama, Adrian kembali gagal menghalau sepakan kedua Llorente. Bola yang menyusur tanah kembali gagal ia tepis, dan terjadilah gol kedua.
Jelang laga bubaran, gawang Adrian kembali robek. Kali ini berkat gol Alvaro Morata di menit-menit akhir jelang laga bubaran.
Akibat kekalahan tersebut, mimpi Liverpool meraih treble winners musim ini pun dipastikan sirna. Sebelumnya, anak asuh Jurgen Klopp juga sudah tersingkir di Piala FA akibat dikalahkan Chelsea.
Baca Juga: Klopp Tak Mau Salahkan Adrian Atas Kekalahan Liverpool di Anfield, Tapi...
Kini Liverpool hanya tinggal menyisakan satu gelar untuk diperebutkan, yakni titel Liga Primer Inggris. Namun mereka sepertinya tinggal menunggu waktu saja untuk meraih gelar juara tersebut.
Sebab, Liverpool menjadi pemuncak klasemen dengan torehan 82 poin dari 29 laga. Jordan Henderson cs sukses meninggalkan jauh pesaing terdekat Manchester City dengan selisih 25 angka.
Berita Terkait
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat