Suara.com - Tanggap darurat soal wabah virus corona juga dilakukan Malaysia. Info terkini, Liga Super Malaysia secara resmi akan menangguhkan seluruh aktivitas pertandingan sepak bola mulai pekan depan.
Hal tersebut dilakukan lantaran Malaysia kini sudah terdampak virus corona. Tercatat sudah ada 129 kasus yang positif virus tersebut.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) melalui laman resminya menyatakan bahwa seluruh pertandingan pada akhir pekan ini digelar tanpa penonton. Kemudian mulai Senin depan sudah mulai dihentikan untuk sementara.
''Presiden FAM & MFL, Datuk Haji Hamidin Haji Mohd Amin, mengumumkan bahwa pertandingan Liga Super, Liga Premier, M3, M4, Piala Belia & MPFL 2020 pada Jumat, Sabtu, dan Minggu ini akan berlangsung tanpa penonton,'' demikian pernyataan resmi FAM.
''Kemudian mulai Senin (16/3/2020), semua pertandingan di bawah naungan FAM dan MFL, termasuk turnamen Piala FA ditangguhkan hingga batas waktu yang belum ditentukan,'' tandasnya.
Selain meliburkan kompetisi, FAM juga memastikan tak akan menggelar pemusatan latihan bagi Timnas Malaysia. Selain itu, agenda uji coba internasional juga turut dibatalkan.
Sementara itu, Datuk Haji Hamidin dalam pernyataannya menyebuh bahwa keputusan ini sudah mendapat restu dari seluruh tim. Semua ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona di Malaysia.
''Mulai Senin depan semua pertandingan domestik ditunda hingga masalah virus corona dianggap selesai oleh Departemen Kesehatan dan mendapat persetujuan melanjutkan kompetisi," ujar Datuk Haji Hamidin.
"Semua klub juga telah diberitahu tentang keputusan ini. Mereka jelas memberi dukungan penuh," tandasnya.
Baca Juga: Antisipasi Corona, Ridwan Kamil Sarankan Laga Persib Vs PSS Tanpa Penonton
Berita Terkait
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
Eks Pemain Arsenal Bakal Dinaturalisasi Timnas Malaysia, Indonesia Wajib Waspada?
-
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia
-
Kena Tuding Malaysia, Akankah Erick Thohir Mendapatkan Pembelaan dari Suporter Indonesia?
-
Skandal Naturalisasi Malaysia dan Upaya Kriminalisasi Jilid II kepada Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey