Suara.com - Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam rupanya mengalami cedera saat melakukan pemanasan jelang laga pekan ketiga Liga 1 2020 kontra PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (15/3/2020) malam.
Teja Paku Alam tadinya dipersiapkan untuk mengawal gawang Persib pada laga tersebut.
Namanya memang tertera dalam daftar starting eleven, namun karena cedera tersebut, jadilah kiper gaek I Made Wirawan yang berdiri di bawah mistar gawang Persib.
"Ketika pemanasan, dia (Teja Paku Alam) mengalami dislokasi pada jarinya. Jadi, jarinya tidak berada di posisi yang seharusnya," beber pelatih kepala Persib, Robert Alberts seperti dimuat Antara.
Robert pun mengakui, kiper berusia 26 tahun itu memang merupakan pilihan utama di sektor kiper Persib saat ini.
"Lawan PSS kemarin, beruntung juga Dhika Bhayangkara (kiper ketiga Persib) ready sebagai pelapis. Dan Made yang jadi starter juga memang sangat siap untuk bermain di laga ini," jelas pelatih kawakan asal Belanda itu.
"Ini menjadi pelajaran berharga karena bisa saja pemain mengalami cedera di saat pemanasan," tukas Robert.
Saat pertandingan, Made sendiri bermain cukup apik meski kebobolan satu gol PSS. Made sempat melakukan penyelamatan sebelum Aaron Evans mencetak gol kilat pada menit kedua.
Persib sendiri berhasil melakoni comeback untuk menaklukkan PSS dengan skor akhir 2-1 tadi malam, dengan duet maut Geoffrey Castillion dan Wander Luiz kembali tampil moncer.
Baca Juga: Jadi Pahlawan Kemenangan Persib Bandung, Wander Luiz Merendah
Kedua penyerang itu masing-masing menyumbang satu gol untuk Maung Bandung --julukan Persib.
Dengan kemenangan tadi malam, Persib pun meneruskan rekor 100 persen kemenangan mereka di Liga 1 2020.
Persib kini bertengger di puncak klasemen dengan raihan poin sempurna sembilan dari tiga laga yang telah dilakoni, sedangkan PSS turun ke peringkat ke-16 dengan baru meraih sebiji poin dari tiga pertandingan.
Berita Terkait
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung
-
Kurzawa dan Castel Belum Nyetel, Pelatih Persib Minta Bobotoh Bersabar Usai Kekalahan di Thailand
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat