Suara.com - Gonzalo Higuain, Sami Khedira dan Miralem Pjanic semuanya telah meninggalkan Italia setelah mendapatkan izin dari klub mereka, Juventus. Ketiganya memilih pulang ke negara masing-masing meski sebelumnya dua pemain Juventus dinyatakan positif terjangkit corona.
Dilansir Antara dari ESPN, pada hari Rabu (18/3/2020), jumlah kematian akibat virus corona di Italia sudah mencapai 2.978 di mana pernah sehari mencapai rekor tertinggi 475 kematian.
Italia sudah menerapkan lockdown total demi membendung pandemi corona atau COVID-19 tersebut.
Diberitakan sebelumnya, dua pemain Juventus, Daniele Rugani dan Blaise Matuidi, positif terjangkit virus corona.
Namun, menurut seorang sumber yang berbicara kepada ESPN, Higuain mendapatkan izin pulang ke Argentina dengan alasan keluarga, setelah dites negatif virus corona. Dia pulang ke Argentina dengan menumpang sebuah jet pribadi dari bandara Turin.
Khedira diberi izin pulang untuk berkumpul dengan keluarganya di Jerman, sedangkan Pjanic pulang ke keluarganya di Luksembourg, kata sang sumber.
Serie A adalah liga besar Eropa pertama yang menerapkan penangguhan dan menggelar pertandingan tanpa penonton menyusul wabah virus corona.
Dua pemain Paris Saint-Germain Neymar dan Thiago Silva juga pulang kampung ke Brazil setelah mengantongi izin dari klubnya, sedangkan Edinson Cavani sudah pulang ke Uruguay, sebelum negara ini menerapkan lockdown.
Akibat pandemi COVID-19, Piala Eropa dan Copa America ditunda dari semula 2020 menjadi 2021.
Baca Juga: Lampaui China, Italia Cetak Rekor Kematian Tertinggi Akibat Virus Corona
COVID-19 adalah nama resmi penyakit yang disebabkan oleh jejaring baru virus corona yang populer belakangan ini di seluruh dunia.
Virus corona adalah keluarga virus yang menyebabkan sakit yang meliputi demam biasa sampai penyakit pernafasan yang serius. Flu disebabkan oleh virus yang berbeda. Belum ada vaksin untuk virus corona, sekalipun para peneliti terus bekerja dan berharap melakukan pengujian sesegera mungkin.
Lansia, khususnya mereka yang punya penyakit kronis seperti jantung atau paru-paru, adalah yang paling berisiko. Virus corona terutama menyebar melalui batuk dan bersin, sekalipun bisa juga menular lewat permukaan.
Cara terbaik dalam mencegah infeksi ini adalah sering membasuh tangan, membersihkan permukaan benda dan menghindari kontak jarak dekat dengan orang yang sakit.
Tag
Berita Terkait
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026