Suara.com - VfL Wolfsburg menjadi klub Bundesliga pertama yang berlatih di tengah-tengah pandemi COVID-19 alias Virus Corona saat ini.
Pandemi COVID-19 memaksa semua kegiatan olahraga profesional di Jerman ditunda, setidaknya sampai 3 April 2020 nanti.
Meski demikian, Wolfsburg mengumumkan via laman resminya bahwa para pemain telah kembali berlatih pada Senin (23/3/2020) waktu setempat.
Sesi latihan pun digelar lain dari yang biasanya, dengan beberapa metode unik diterapkan termasuk social distancing.
Yang pasti, sesi latihan ini diikuti seluruh pemain Wolfsburg yang tentunya dipimpin Oliver Glasner sebagai pelatih kepala.
Dalam keterangannya itu, Wolfsburg mengungkap bahwa para pemain berlatih dalam kelompok-kelompok kecil.
Skuat Wolfsburg dipisahkan dalam empat kelompok, yang masing-masing berlatih selama dua jam secara terpisah.
Mereka tidak menggunakan fasilitas-fasilitas di VfL-Center (pusat latihan Wolfsburg) seperti biasa, namun justru menggunakan empat ruang ganti di Volkswagen Arena (stadion milik Wolfsburg).
Untuk meningkatkan standar kebersihan diri, pihak klub juga memasang hand sanitizer di setiap pintu dan mixed zone.
Baca Juga: Pelatih Kawakan Turki Fatih Terim Positif Terinfeksi Virus Corona
"Tentu saja kami akan lebih memilih bermain sepakbola, namun kami sadar bahwa kami perlu beradaptasi dengan berbagai hal," tutur penyerang Wolfsburg, Daniel Ginczek seperti dikutip dari laman resmi klub.
"Pihak klub melakukan upaya pencegahan yang sangat serius terkait kebersihan. Ruangan-ruangan di stadion sangat besar dan masing-masing grup memiliki ruang gantinya masing-masing, di mana para pemain duduk berjauhan. Semua orang memiliki peralatan masing-masing seperti handuk, blackroll, dan matras," beber striker berusia 28 tahun itu.
Langkah Wolfsburg yang tetap mengumpulkan skuatnya dan melakoni latihan ini, meski dengan cara yang adaptif, praktis cukup mengejutkan sejumlah pihak.
Pasalnya, tim-tim Bundesliga lain sejauh ini masih mengambil langkah untuk 'merumahkan' para pemainnya
Liga Jerman musim 2019/2020 sendiri kemungkinan besar memang akan memperpanjang masa penundaannya melampaui jadwal semula, yakni 3 April.
Berita Terkait
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Borussia Monchengladbach Selamat dari Degradasi, Ini Kata-kata Kevin Diks
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
-
Rentetan Cedera Kevin Diks Jadi Sorotan, Pelatih Monchengladbach Soroti Beban Kerja Tinggi
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit